Ketika musim penghujan perlahan mulai pergi, lagit sore mulai dihiasi oleh layang-layang. Di tempatmu bagaimana?
Tulungagung, 3 Agustus 20
seen from Netherlands
seen from Spain
seen from Spain
seen from Hong Kong SAR China

seen from China
seen from United Arab Emirates
seen from United Kingdom
seen from Yemen
seen from United States

seen from Portugal

seen from Malaysia
seen from United States

seen from China
seen from Iraq
seen from United States
seen from Tunisia
seen from China

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States
Ketika musim penghujan perlahan mulai pergi, lagit sore mulai dihiasi oleh layang-layang. Di tempatmu bagaimana?
Tulungagung, 3 Agustus 20
Life without a goal is like a broken kite. Have a goal and believe that we will achieve it." When playing a kite, you control the direction and destination. If you make a mistake, you will get caught, and even lose it. So it is with life, if you take the wrong direction, you will regret it and all hope will be lost. You control the path of life and where you want to take it."
Penculik Anak di Bawah Umur Tertangkap Basah Warga, Lantaran Motornya Kehabisan Bensin di Pengasinan
Dapurremaja.com| Sawangan Seorang wanita tertangkap basah warga yang diduga menculik anak di bawah umur di Jl. Situ pengasinan RT 01/01 Kelurahan Pengasinan Kecamatan Sawangan Kota Depok. Berdasarkan pengakuan Ayu Agustin (pelaku) wanita kelahiran Jakarta ini, korban yang berinisial AH dibawa dari lokasi lapangan tanah merah RT.01/03 Kelurahan Cipayung Jaya Kecamatan Cipayung saat bermain…
View On WordPress
Desa yang sama
Dari kaca bus 80 coret aku melihat ada layang2 yang terputus Namun hal itu membawa ingatan ku melambung kembali ke 12 tahun lalu.
Saat ayah membantu adik kecilku kala itu membuat layang-layang. Ahad itu aku ingat persis bagaimana ayah mengajari adik ku dengan penuh cinta dan di balut kesabaran nya. Sore ba'da ashar layang-layang itu akhirnya siap di terbangkan, kamipun di ajaknya menuju sawah lapang yang saat itu habis di panen, menyisakan beberapa senti pangkal2 padi yang mengering.
Namun sayang sore itu angin tak terlalu kencang, kulihat adik ku sedikit kecewa dengan angin yang tak membawa terbang layang-layang nya. Tapi ayah tetap bersabar menunggu angin datang untuk mengajari bagaimana cara menerbangkan nya, sebagaimana pengalaman nya dulu ketika masih kecil, bermain di desa yang sama.
Ayah selalu bercerita tentang masa kanak-kanak nya yang indah di desa itu, katanya dulu di sungai ujung desa, dekat bendungan, ayah berenang bersama teman-teman nya. Terkadang ayah juga mengajak kami ke tanah lapang di sebrang sungai untuk menikmati Ahad pagi kami.
Desa yang kini aku tinggali adalah desa orang tua ku, yang banyak cerita indah masa kanak-kanak mereka, dan kini bersambung dengan cerita kami. Dari desa itu kami tumbuh dengan sederhana, namun penuh dengan rasa syukur nan luar biasa.
Mungkin kisah orang tua ku yang mendidik dan membesarkan kami di desa itu tak bisa terulang di keturunan selanjutnya, namun jika ada kesempatan kan ku ajak keturunan ku tuk bermain layang-layang dan mandi di sungai suatu hari kelak, sembari ku ceritakan kisah ku dan kisah nenek kakek nya, agar dia bangga akan tempat kelahiran leluhurnya.
Sudah berlalu hampir 12 tahun dari hari itu, namun rasanya seperti baru saja kemarin aku bermain disawah sembari ular berlarian kesana kemari.
Rasanya baru beberapa pekan lalu aku mandi di sungai.
Rasanya baru beberapa bulan aku menaiki pohon mangga kemudian patah dahannya dan jatuh tersungkur di tanah.
Rasanya baru saja, ibu mengajak ku tuk mencari sayuran di sawah.
Rasanya membekas, tak terkurang sedikitpun, bahkan aku ingat beberapa detai kenakalan ku masa kecil.
Kini aku sudah dewasa, tak lagi menerbangkan layang-layang, apalagi mandi di sungai ataupun memanjat pohon.
Aku sekarang, sedang menikmati perjalanan di negri Nil ini, dengan terik dan dingin nya angin ujian yang mengayun ujung kerudung ku.
Mungkin, di negri ini akan ku bawakan kisah berulang untuk keturunan ku, agar dia bangga dengan nabi dan ulama'nya, sebagaimana ibunya.
Menyisir pasir di gurun, dan menebarkan nya berharap mimpi ku bisa menebar kebaikan, kebahagiaan, dan surga-Nya.
Lomba Layang-layang Gebyar Olah Raga Rekreasi, Hari Kemerdekaan RI di Sumedang
Lomba Layang-layang Gebyar Olah Raga Rekreasi, Hari Kemerdekaan RI di Sumedang
KAPOL.ID – Aneka permainan diperlombakan dalam Gebyar Olah Raga Rekreasi. Diantaranya, layang-layang, tarik tambang, hadang, bakiak dan lari balok. Pesertanya, seluruh Perangkat dinas di Pemkab Sumedang dan Kecamatan, pada Kamis (18/8) di Lapang Upacara PPS. Acara dalm rangka mengisi HUT ke-77 RI tersebut, dibuka langsung Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir didamping Wakil Bupati Sumedang H Erwan…
View On WordPress
Lomba Layang-layang Gebyar Olah Raga Rekreasi, Hari Kemerdekaan RI di Sumedang
Lomba Layang-layang Gebyar Olah Raga Rekreasi, Hari Kemerdekaan RI di Sumedang
KAPOL.ID – Aneka permainan diperlombakan dalam Gebyar Olah Raga Rekreasi. Diantaranya, layang-layang, tarik tambang, hadang, bakiak dan lari balok. Pesertanya, seluruh Perangkat dinas di Pemkab Sumedang dan Kecamatan, pada Kamis (18/8) di Lapang Upacara PPS. Acara dalm rangka mengisi HUT ke-77 RI tersebut, dibuka langsung Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir didamping Wakil Bupati Sumedang H Erwan…
View On WordPress
Nunca pensar.... porque pensar conduce a la locura
Layang-layang
Layang-layang ini pernah kau terbangkan dengan sepenuh harap, secerdik akal, dan sekuat upaya. Namun bila talinya patah, maka si layang-layang akan terbawa angin, mengudara dengan senang hati.
Kau mungkin berdaya untuk mengejarnya, membawanya kembali, & mengaitnya dengan tali yang lebih kuat. Tapi kemungkinannya bukan hanya itu. Sebab, bisa jadi ia memang ingin terbang bebas. Maka ia lebih memilih terbawa oleh angin. Ke tempat yang jauh, menjauh darimu, hingga tak dapat lagi kau kejar.
Sudahlah, seka air matamu, Nona.
"Semua yang dijauhkan setelah diperjuangkan adalah kebaikan yang sebenarnya" (Ust. Dhee)
ams 130720