Trip Pulau Pulau Komodo dan Pink Beach
Setelah dari Pulau Padar, next destination is Pulau Komodo. Perjalanan ke Pulau Komodo dari Pulau Padar adalah sekitar satu hingga satu setengah jam. Sepanjang perjalanan kita masih disuguhi dengan pemandangan yang indah sama seperti perjalanan ke Pulau Padar. Saya bertemu dengan burung bangau di perjalanan, tapi gambarnya engga jelas karena saya zoom.
Sesampainya di Pulau Komodo, kita turun kapal dan langsung diarahkan ke loket pembelian karcis. Ternyata Pulau ini memiliki nama lain yaitu Loh Liang National Park. Harga tiket untuk turis lokal adalah Rp. 75.000 per orang dan untuk turis asing adalah Rp. 250.000 per orang. Harga tersebut diatas sudah termasuk Komodo Rangers, karena anggota open trip kami sebanyak 12 maka rangers yang akan menemani sebanyak 2 orang. Satu menjaga di depan dan satu menjaga di belakang. Awalnya saya merasa takut dan merasa tidak aman, tapi ternyata seiring perjalanan saya merasa aman dan tidak takut lagi. Hal ini karena rangersnya jago dan lucu hehe.
Selama menelusuri perjalanan disana saya bertemu dengan 7 ekor Dragon Komodo. Disebut Dragon Komodo karena mereka adalah Komodo dewasa bukan Komodo anak-anak. Dragon Komodo merupakan binatang purba yang masih tersisa hingga saat ini dan hanya ada satu-satunya di Pulau Komodo dan Pulau Rinca NTT. Dragon Komodo ini sangat berbahaya loh, mereka punya indera penciuman yang sangat tajam menggunakan lidahnya yang bentuknya kaya lidah ular. Lidah Dragon Komodo pun mengandung bakteri mematikan yang dapat membunuh mangsanya. Cara memangsa adalah dengan cara menggigit mangsa dan membiarkan mangsanya mati terlebih dahulu, karena Dragon Komodo lebih suka makan bangkai. Biasanya Dragon Komodo memakan daging rusa, kerbau, kera, musang, tikus, burung dan lain-lain. Sedangkan anak komodo hanya makan belalang, dan binatang kecil di sekitarnya karena pada saat kecil mereka tinggal diatas ranting pohon. Hal ini karena anak komodo juga dapat ancaman dari Dragon Komodo loh, Dragon Komodo hanya melindungi telurnya saja namun setelah mereka menetas mereka harus melindungi dirinya masing-masing. Orang tuanya sekalipun dapat memakan mereka, so no good papa and mama for them hehe.
Perjalanan menelusuri Pulau Komodo dibagi menjadi 3 bagian, pertama bagian short track kedua medium track dan ketiga adalah long track. Kita disuruh memilih track mana yang diminati, namun untuk setiap track beda waktunya tidak terlalu lama. Untuk short track hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu jam, medium track satu setengah jam dan long track dua jam perjalanan. Kami sepakat memilih medium track, selain karena takut kelelahan juga ingin menghemat waktu mengingat waktu kami tidak banyak.
Selama kita menelusuri track tersebut kita akan masuk ke dalam savanna kering akibat cuaca kemarau, namun karena keringnya savanna tersebut sehingga memberikan pemandangan yang cukup unik. Pemandangan yang unik juga terasa lengkap dengan uraian singkat mengenai komodo dan alam sekitar yang diberikan oleh Ranger Komodo yang menemani kami. Sayang saja anggota open trip kami tidak menemukan little Komodo disana, mungkin karena mereka berlindung diatas pepohonan.
Setelah puas bertemu dengan Dragon Komodo dan menikmati pemandangan sekitar, kami melanjutkan perjalanan ke Pink Beach. Saya sudah mulai merasakan kehabisan tenaga, karena trekking di Pulau Padar dan juga keliling Pulau Komodo.
Perjalanan menuju Pink Beach dari Loh Liang National Park adalah setengah jam. Saat perjalanan ke Pink Beach karena kelelahan saya tertidur di kapal, sehingga engga bisa reviu mengenai perjalanan ke Pink Beach. Eits jangan anggap saya lemah yaa hehe karena rata-rata yang disana juga pada ketiduran karena lelah. Tapi bedanya mereka tidur dibahu masing-masing pasangan tapi kalo saya dibahu kursi huehehe.
Sesampainya di Pink Beach ternyata kami harus berenang dari kapal ke pantainyanya karena kapal kami tidak bisa bersandar akibat banyak karang, wow saya kaget karena itu lumayan jauh sekitar 300-400 meter dengan kedalaman kira-kira 2 meter lebih. Mereka yang berani nyebrang adalah para turis asing yang merasa nyawanya lebih dari 1. Sedangkan saya masih merasa belum PD untuk menyebrang ke pantai. Alhasil saya menyewa perahu kecil untuk nyebrang kesana dengan bayar Rp.20.000 untuk PP.
Waktu saya sampai di Pink Beach, saya langsung mengamati disekitar. Saya bertanya dalam hati mengapa namanya adalah Pink Beach? Ternyata ketika saya coba pegang pasirnya, terdapat butiran merah mudah yang terkandung dalam pasir pantai. Saya tidak tahu butiran apa itu, dugaan saya itu pecahan dari coral yang ada di laut tersebut. Indah!
Di Pink Beach kita bisa melakukan beberapa kegiatan seperti snorkelling, sun bathing, dan bersantai. Di Pink Beach saya lebih memilih untuk bersantai dan mengagumi alam sekitar sambal minum minuman yang segar. Pink Beach memberikan nuansa tersendiri disbanding yang lain, walaupun wisata ke Pink Beach ini tergolong hal yang biasa bagi anda para ocean hunters, tapi Pink Beach lumayan memberikan kesan yang berbeda.
Kami hanya diberikan waktu sekitar 30-45 menit di Pink Beach, tidak lama sehingga kami harus langsung bergegas ke kapal untuk melanjutkan perjalanan ke Manta Island. Untuk menuju ke Manta Island tidak memakan waktu yang lama hanya 30 menit dari Pink Beach. Namun sayangnya saya tidak turun untuk mengejar Manta, hal ini karena pengalaman saya yang kuraang cukup untuk snorkelling di Laut dalam. Para turis asing yang ada di open trip saya sangat mahir dalam mengejar Manta, saya sedikit Iri mendapati saya takut turun ke air. Walaupun saya lancar berenang, namun tidak menutupi ketakutan saya untuk menyelam kesana. Mungkin ini faktor tidak ada yang mendampingi saat turun hehe, kalua ada pasangan (halal) untuk turun menyelam mungkin saya tidak ragu untuk kebawah karena merasa ada yang bisa melindungi hehehe.
Yaaah begitulah kurang lebih banyaknya hal yang saya lihat dan rasakan saat tour di Komodo Island ini. Satu kata yang bisa saya ucapkan setelah melihat dan merasakan semua ini secara langsung adalah فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ fa bi`ayyi aalaaa`i robbikumaa tukazzibaan. "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman 55: Ayat 18).
At last, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada tour guide Komodo Trekker yang uda mau kita repotin Bang Ken. Semoga masa-masa Bersama kami menyenangkan yaa. Salam Komodo! hehe
Ini dia selfie kami Bersama Bang Ken