-Mereguk pengalaman sejak dini- . Memang tidak mudah menjadi mahasiswa keperawatan.. Apalagi menjadi perawat.. Yang harus siap siaga kapanpun dan dimanapun.. . Dimana ada pasien, disitulah semestinya perawat.. Mencetak perawat profesional, tidak bisa disulap.. . Kenapa? Karena butuh proses yang panjang.. Proses ini tidak bisa dimanipulasi.. . Kalau saya seringnya menyebut sebagai jam terbang.. Keterampilan tidak bisa diasah dalam semalam.. Keterampilan butuh proses, praktik berulang-ulang.. . Karenanya, akan sangat terlihat kepiawaian seorang perawat senior jika dibandingkan dengan junior.. Lagi2 bukan tentang masalah senioritas.. Tetapi tentang jam terbang... . Akan berbeda jika perawat junior selalu mengasah keterampilannya dan memiliki jam terbang yang lebih banyak,, Dibandingkan dengan perawat senior yang sudah puluhan tahun tapi tidak mengasah keterampilannya.. . Makanya saya selalu mengingatkan mahasiswa untuk mengasah keterampilannya, apalagi sebelum bertemu saat2 menegangkan, semacam ujian atau supervisi.. . Dari hasil riset sederhana yang saya lakukan dalam setiap evaluasi didapatkan mahasiswa justru semakin percaya diri setelah supervisi.. Gaa percaya? Buktiin aja.. . Tentunya, jangan lupa tambahkan jurus psikoterapi dalam memberikan reinforcement positif atas keberhasilan mereka, juga naikkan level motivasi pada hal2 yang perlu ditingkatkan.. . Pada akhirnya sampailah pada penghujung niat.. Bahwa waktu terbaik melakukan supervisi adalah saat sebelum dan atau sesudah jam besuk.. Kira2 alasannya apa? Ada yang tahu? . . . #supervisi #supervisor #perawat #dosenkeperawatan #mahasiswakeperawatan #ruangrawat