The gorgeous minang gold sunting completed with red and gold attire in Bainai Night of Felli. #lemotionphoto #lemotionwedding #pernikahanadatminang #malambainai #fotograferpernikahan #suntingminang
seen from Philippines
seen from United States

seen from United States
seen from Dominican Republic

seen from United States
seen from China
seen from Saudi Arabia
seen from Finland

seen from United States
seen from United States

seen from China
seen from China
seen from China
seen from China

seen from Russia
seen from United States

seen from United States
seen from Japan
seen from Canada

seen from United States
The gorgeous minang gold sunting completed with red and gold attire in Bainai Night of Felli. #lemotionphoto #lemotionwedding #pernikahanadatminang #malambainai #fotograferpernikahan #suntingminang
Dibalik Malam Bainai
“AJENG KAMU FOLKSONG MULAI BULAN DEPAN. KAMI NGGA MAU TAU GIMANA KAMU NGERJAIN, ONCE YOU DECIDED YES, THEN GO AHED. BELAJAR!”
Begitu sapaan Mba Anggit saat saya baru saja masuk pintu basecamp komunitas kami. Seketika pusing, stress, kaget dan campur aduk. Rapat dimulai jam 21.30 WIB berbarengan sama arranger senior lainya, dibagi dan dijelasin bagaimana 1.5 kedepan dengan music/konser yang bakal kita handle. Giliran saya pun dimulai, Mba Anggit yang menyampaikan dengan nada tingginya seperti biasanya haha, begini:
“Folksong dihandle Ajeng, kita pake tema Minangkabau ya. Kamu tau kan program Kemenpar 2017? Singkarak? Ok aku anggap kamu ngerti. Kita arahkan konser nasionalisme kita ke arah Sumbar ya.. Tonjolkan semua aksen yang ada di Minang. Hadirkan Singkarak, Padang, Atambua dkk. PAHAM? OK PAHAM NGGA ADA KOMPLAIN DAN GERUTU!”
Kepala yang udah pusing karena tugas kampus belum kelar jadi makin pusing karena keadaan begini. Maksud saya, kenapa saya? Saya bukan mahasiswa music/etno/budaya/suara, bagaimana dengan musikalisasinya. Stress PARAH. Kali itu baru pertama kali kerasa menyesal untuk nyanyi, untuk gabung dalam sebuah paduan suara. Tapi, Pikiran saya, percuma dan buang-buang waktu kalau harus mengeluh ke senior mengenai tugas ini. Akhirnya legowo. Prinsip utama dalam hidup “BODO AMAT’’ langsung berguna
Kebetulan jatah folklore sebanyak 21 lagu dalam 1.5 tahun. Otomatis dalam 1 bulan minim arans 2 lagu. Baik, aku mulai kerja.. lagu pertama adalah Malam Bainai. Cari referensi sana sini mengenai makna Malam Bainai, bahkan sampe harus belajar bahasa hari-hari dan masyarakatnya. Iya, memang susahnya Folksong disitu, karena ini nyangkut adat orang jangan sampai salah makna karena gapaham semua terkait lagu-lagu itu. Kesalahan terkecil Folksong adalah kalau salah penggal kata..
Kemudian iseng konsul ke senior (Mba Athit, Mas Mahar, Mas Bagus) dan jreng…. 20 menit presentasi Malam Bainai
MM: AJENG! NGANA PAHAM NGGA INI LAGU APA?
Me: Minang Mas. Gimana?
MA: Hahaha, ini untung ngga ada Anggita ya. Kalo ada habis kamu ini hari. Dah sih revisi aja
MM: Dengerin ya, ini Minang bukan Bali. Aransmenmu ini ya Bali banget. Mana ada Minang punya aksen rindik. Keluarin Talempong, Pupuik, Saluang, Gandang atau bahkan suara piring jatuh. Sorry ya, ini nilai kamu 4 aja ngga dapet. Pulang sekarang sih atau sebelum gua siram bumbu rending
Me: ok mba mas, maaf ya… (senyum lebar)
Keluar Basecamp rasanya carut marut, mood jelek parah. Sampe rumah coba bikin lagi sambil dengerin instrument-instrumen Minang, baca ini itu biar dapet feel Minangnya. Singkat cerita di konsultasi ketiga, presentasi lagi. Pokoknya positif thinking, masuk ruangan latian
MA: coba kamu nyanyiin dulu
--nyanyi—
MA: Minangnya dimana?
Me: Sumbar mbak ahahah (bodoh masih tetep bisa sok ngelucu)
MA: OH NGGA SEKALIAN BILANG MINANGNYA DI JAKAL 5 DAN DIDEKET DAUN SINGKONG?
Me: hehehe….
MA: Ajeng gua Cuma bisa doa sih kalo liat hasil kerjaanmu sekarang, besok kawin sama orang minang ya. Biar lu ngga digolok suami lu karena lagu adat mereka musiknya diacak-acak
Me: Mbak so teach me to make this song clear as early as possible. Aku dah clueless bgt. Ide ku hanya itu. Atau mau kick aku dari arranger juga ngga papa (nangis)
MA: NO! Tomorrow must be done. Semangat ya, ngga usah nangis
Pulang latihan dan konsul pun sambil mewek dijalan. Rasanya, udah kaya hancur bgt muka di paduan suara. Mungkin sebagian orang akan menganggap hala belebihan. Tapi perkara aransmen lagu itu ga semudah masukin 3 jari ditumpuk didalem mulut, Arranger itu ngga melulu sekedar gubah ini itu terus setor ke pelatih..tapi musti mikirin konsep music disesi apa yg cocok saat konser, gimana suara alat asli bisa ke addopt dalam bentuk suara manusia, bagi 5 jenis suara dll. Pusing. Lelah
--
Tapi Allah Maha Baik banget, tiap malam begadang otak atik lagu buat dikasi ke senior dan ada tulisan ACC akhirnya terwujud. Hamdallah. MALAM BAINAI untuk Gemarashtra setelah 3 kali konsul dan total gubahan bisa 9 kali dalam 17 hari bisa kedenger lumayan epic.
Seneng banget. 1 partitur Malam Bainai 10 halaman dengan durasi 4 menit 33 detik. Hamdallah kelar…
--
Kesan tentang Malam Bainai dari Cacho adalah komposisi vokalnya pas banget walaupun tanpa alat music, notasinya bisa jauh dari music aslinya. Beberapa part ada menonjol alto dan bass nya. Yang paling mereka suka sih dibagian “ding di ding di di di di di ding…’’ katanya Talempongnya dapet banget hahaha.
This one is my first result as Folksong arranger. Dengan usaha yang luar biasa untuk satu lagu ini, semoga orang bisa tehibur dan mengenang. Tidak begitu bagus, tapi setidaknya berubah jauh dari aslinya. Apapun yang guru-guru saya katakana juga, saya tidak akan pernah marah karena dari mereka saya belajar untuk semakin teliti dan telaten dalam bekerja meskipun hanya dalam suara. Rasanya perkataan mereka yang selalu keucap dengan falset itu kasih bekas bahagia banget. Bahwa music dibuat untuk menyatukan bukan menghamburkan :)
Oh ya, ini lagu benar-benar bikin baper anak-anak Cacho. Apalagi dibagian ‘’Cincin-cincin dicabuk yo mamak, dijari-jari manis yo sayang…’’
Semoga seperti apa yang mereka bilang: Ada selipan doa arranger disetiap tarikan nafas untuk nada yg ada… (yakaliiiiii)
Semoga semua orang akan selalu bisa menikmati Malam Bainai…dalam arti sesungguhnya :)
Malam Bainai, salah satu prosesi adat bagi calon pengantin wanita minang. from wedding Putri & Yoga. Booking & pricelist 👇 store.dna-photovideo.com . . . #malambainai #pengantinminang #pernikahanindonesia #weddingspecialist #weddingphoto (at Yogyakarta)
The beautiful dancers welcoming our pretty bride to be within the Tari Wajib Melayu to start the sacred Malam Bainai procession. #lemotionphoto #padang #minangwedding #malambainai
Jum'at, 11 November 2016 Acara malam bainai, kalo diadat minang pengantin wanita sebelum melaksanakan pernikahan, ada namanya acara malam bainai. Acaranya sejenis pelepasan dari keluarga untuk anak gadisnya yang nantinya akan dibawa suaminya. Jadi diacara ini, anak gadis minang yang akan menikah nanti dipasangin pacar/inai di 10 jari nya oleh kerabat dekat, pertanda anak gadis tersebut akan di minang oleh calon suaminya. Diacara ini sangat haru dengan air mata, karena ada pesan-pesan terima kasih kepada orang tua yang sudah merawat dan membesarkan saya, memohon ijin untuk menikah, dan pesan-pesan dari orang tua saya yang mengijinkan saya menikah.
Pengajian dan malam bainai ternyata gak segampang yang saya kira,
Karena semua saya serahkan kepada si mama untuk arranged all the details, jadinya cukup kasihan sih karena pada hari H keliatan sekali repot dan capeknya, walaupun ngerasa ada beberapa kekurangan persiapan.. tapi ya alhamdullilah semuanya lancar, apalagi ternyata yg tadinya saya pikir malam bainai itu bisa joget2 ala2 arab night ternyata inti acara adalah meminta maaf berpamitan kepada kedua orang tua dan keluarga lainnya karena sebentar lagi putri sulungnya akan dibawa oleh lelaki bernama Panji heheheheh :))
1 pesan yg saya selalu ingat dari Mom :
Kalau seburuk buruknya nanti kamu ngambek atau marah kepada suami mu jangan pernah pergi dari rumah, jadi perempuan itu harus sabar. :)
Yes mom, You are super right. love u.
Malam Bainai #krishnameera 25 September 2004
Indonesia luas dan beragam kawan, jangan jadiin suku sebagai penghalang. #kebaya #MalamBainai
ALFA+ANGGUN | MALAM BAINAI