Waktu berputar cepat. Tapi kaki masih jalan di tempat. Seperti isi kantong yang terus kosong. Carinya lari ngacir. Tapi habisnya seperti buang air.
Sebuah set foto jalan-jalan pagi di sekitaran pasar preloved Malang di jalan Comboran. Melihat barang-barang berserakan sekenanya, mengingatkan saya bahwa ternyata apapun bisa dimaksimalkan. Asal baik dan tidak merugikan. Mungkin mereka mempercayai bahwa pintu rejeki terbesar adalah berdagang, hingga apapun bisa dijajakan. Tinggal bagaimana mempromosikannya, kan? Eh tapi biasanya mereka tinggal menggelar dagangan dan menunggu para pencari datang.
Hmm, sungguh misterius masalah rejeki dari Sang Ilahi ini.
__ DMZF












