Pencarian kedai kopi yang mantap untuk bekerja menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan.
Malang, Kopi Wilujeng. 270820
noise dept.
we're not kids anymore.
Not today Justin
RMH
Misplaced Lens Cap
will byers stan first human second
YOU ARE THE REASON
wallacepolsom
Show & Tell

JBB: An Artblog!
I'd rather be in outer space 🛸
he wasn't even looking at me and he found me
Jules of Nature
No title available
art blog(derogatory)
Sade Olutola
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
cherry valley forever
styofa doing anything

Origami Around
seen from Spain
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Australia
seen from United States

seen from United States
seen from Spain

seen from Singapore
seen from Brunei

seen from Germany
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Türkiye

seen from India

seen from India

seen from United Kingdom

seen from India
seen from India
seen from United States
@potretdunyo
Pencarian kedai kopi yang mantap untuk bekerja menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan.
Malang, Kopi Wilujeng. 270820
Tempat di mana segala harap dan doa dimulai. Berkawan dengan kebahagiaan saat berjumpa. Berdamai dengan kesedihan saat merelakan untuk sejenak berpisah.
____ DMZF
Di barisan meja-meja itu bayangmu selalu terlihat menungguku untuk mengajakmu berbicara tentang apapun yang ada di dalam pikiran kita berdua.
Gunung Sumbing via Kaliangkrik #2
Sebuah set foto bagian kedu dari perjalanan saya mendaki Gunung Sumbing melalui Kaliangkrik. Di bagian kedua ini nampak perjalanan dari Pos 2 menuju Pos 3 yang kemudian saya lanjutkan menuju Pos 4. Seperti yang sebelumnya saya bilang, sudah bisa melihat garis horizon di ketinggian saja saya sudah seneng banget. hehe
Semoga lain kali diberi kesempatan untuk mengunjungi Sumbing lagi. Atau malah mampir ke gunung-gunung yang lain.
Semoga.
Cerita selengkapnya bisa dibaca di https://dimazfakhr.tumblr.com/post/185125522212/gunung-sumbing-via-kaliangkrik-ujian-energi-dan
___ DMZF
Gunung Sumbing via Kaliangkrik #1
Sebuah set foto bagian pertama dari perjalanan saya mendaki Gunung Sumbing melalui Kaliangkrik. Di bagian pertama ini adalah rangkaian foto dari gerbang depan Kaliangkrik yang ditandai dengan adanya patung pendaki. Kemudian berlanjut dengan potret tiga teman pendakian saya (kiri-kanan), Bagus, Pepi, Fonda. Diakhiri dengan proses perjalanan dari basecamp menuju Pos 1.
Cerita selengkapnya bisa dibaca di https://dimazfakhr.tumblr.com/post/185125522212/gunung-sumbing-via-kaliangkrik-ujian-energi-dan
___ DMZF
Waktu berputar cepat. Tapi kaki masih jalan di tempat. Seperti isi kantong yang terus kosong. Carinya lari ngacir. Tapi habisnya seperti buang air.
Sebuah set foto jalan-jalan pagi di sekitaran pasar preloved Malang di jalan Comboran. Melihat barang-barang berserakan sekenanya, mengingatkan saya bahwa ternyata apapun bisa dimaksimalkan. Asal baik dan tidak merugikan. Mungkin mereka mempercayai bahwa pintu rejeki terbesar adalah berdagang, hingga apapun bisa dijajakan. Tinggal bagaimana mempromosikannya, kan? Eh tapi biasanya mereka tinggal menggelar dagangan dan menunggu para pencari datang.
Hmm, sungguh misterius masalah rejeki dari Sang Ilahi ini.
__ DMZF
Shadow window
Malang, 16319
Sebuah set foto kegiatan jalan-jalan pagi yang berkedok mencari stok foto tapi ternyata intinya adalah mencari sarapan yang enak. Kali ini dimulai dari rooftop Pasar Besar Malang lalu kemudian menyusuri jalanan di depannya hingga mampir ke warung Soto Mariyam sebelah Klenteng Kotalama. Andalan sekali Soto Mariyam ini sejak ebes emes masih muda kinyis-kinyis. Kemudian di akhir perjalanan ditutup dengan menikmati rempah nusantara khas Legi Pait. Tapi sayang, saya lupa mengabadikannya.
jalan bebas, tanpa ada hambatan.
feels.
Akhirnya kutempuh jalan sunyi. Mendendangkan lagu bisu, sendiri di lubuk hati. - Emha Ainun Nadjib . Potongan sajak Jalan Sunyi tersebut agaknya bisa membantu mengingatkan kembali apa yang menjadi fokus saya sekarang ini. Mengingatkan agar sejenak melipir dulu dari keramaian sekitar. Mengambil jeda dari kemampuan multitasking dan multi-scrolling yang selalu sukses menghabiskan hari-harimu dan bukannya menghasilkan hal yang positif, tapi malah membuatmu stress sendiri. . Karena setelah sehari saja membatasi ruang gerak informasi, sepertinya saya merasakan perubahan fokus yang cukup oyi. Dan bukankah dengan keterbatasan itu kita malah bisa memaksimalkan kemampuan yang kita punya?
Leren sik. Fokuso in what you do, not what you get. Kalo in what you do aja masih sering terdistraksi dengan scrolling sana-sini demi alasan inspirasi, leren o ae. Karena hasil yang kamu dapatkan juga gak bakal cepet dateng, dia butuh mampir sana-sini dulu sebelum akhirnya sampe di kamu. . Wes, leren o sik. Liaten lagi jalanmu. Udah bener, belom?
Bandung, 022718
hidup ini kebanyakan menunggu sepertinya ya. ada yang menunggu jemputan, menunggu antrian, menunggu pelanggan. ah, apakah menunggu hanya berupa kegiatan pasif tanpa usaha?
Semua memang harus diawali dengan hal kecil. Seperti tadi pagi, melihat orang lain lari-lari terlebih dahulu, misalnya. Agar supaya muncul krentek hati untuk mencobanya. Eh, atau malah balik badan dan cari sarapan aja, ya?
- Bandung, 2702 | @dimazfakhr
Selalu ada ironi di kanan-kiri. Sebuah era yang masih saja terus berjuang demi eksistensi, seperti kamera analog yang mulai kembali menunjukkan tajinya. Juga beberapa era yang dengan berat hati harus rela ditinggalkan. Mungkin seperti nenek tersebut, yang entah bagaimana bisa beliau berada di posisi tersebut, harus rela berjuang demi sisa-sisa mimpi yang masih terus ia pegang teguh. Bahwa semua terjadi pasti ada alasannya, dan kehidupan yang bahagia, indah, dan tenang adalah sebuah keniscayaan.
- Petjinan, Malang
@dimazfakhr
Cek, cek, scroll-scroll. Sebuah usaha media cetak untuk terus survive di tengah derasnya arus informasi online yang bahkan lebih cepat dari hembusan nafas kita sehari-hari.
- Petjinan, Malang.
@dimazfakhr
Petjinan, Pasar Besar, Malang.
- 0218 | @dimazfakhr