This week’s Euro.
Having a go at the iPad’s built-in mark-up.
Finally sussed it!

seen from United States
seen from United States

seen from Australia

seen from Argentina

seen from Argentina
seen from United States

seen from Canada

seen from Canada
seen from Egypt
seen from Indonesia
seen from Argentina
seen from South Africa
seen from Sri Lanka
seen from United States
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Germany

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
This week’s Euro.
Having a go at the iPad’s built-in mark-up.
Finally sussed it!
¿Qué demonios quiere un subdealer?
¿Qué demonios quiere un subdealer?
What on earth does a subdealer want from me?(At the end you will find the same post translated into english) Si, parece de perogrullo, pero no es así. A los importadores les cuesta entender cuáles son las motivaciones de un distribuidor. Y no, no te quieren quitar la representada, ni quieren fastidiarte aunque sufras su presión Un subdealer es el mejor agregador de productos que existe en el…
View On WordPress
Search Engine Optimization - Rank your business on first page of all search engine. PDS provides the higher results in minimum time.
Search Engine Optimization-Rank your business on the first page of all search engine. PDS provides the higher results in minimum time.
Five of the most ridiculous retail mark-ups
Five of the most ridiculous retail mark-ups
The basic reason for a business’ existence is to make a profit. And this is the reason that the amount we pay for something is not exactly what the item is actually worth. There is a small amount added by the manufacturers and retailers to cover overheads such as rent, electricity, wages etc. But some mark-ups are just ridiculous.
Cosmetics.
The thing that many people forget about makeup is…
View On WordPress
Several trading related bills passed the House Financial Services Committee during the latest mark-up process. Mark-up is regularly scheduled in all legislative committees and, lasting a day or two, bills, which had been introduced during each period, are debated and voted on by the committee, in this case, the House Financial Services Committee, the most …
Yellow, Specifically
I just wanted it to glow, yknow
View On WordPress
New Post has been published on Memo-X
New Post has been published on http://www.memo-x.com/65495/pengadaan-laptuga-di-mark-up
Pengadaan Laptop Desa Diduga di Mark-Up
Aroma tidak sedap terkait gonjang ganjing pengadaan Laptop untuk seluruh Desa di-wilayah Kabupaten Probolinggo ada dugaan di mark-up semakin menyeruak.
Pasalnya, harga satuan laptop merk Lenovo core i5 dibanderol Rp 8 juta per unitnya, dirasa sangat mahal dibandingkan dengan membeli di tempat lain.
Camat Dringu Kristiana yang dikonfirmasi dikantor kecamatan Dringu berkaitan dengan laptop yang didanai ADD beberapa waktu lalu tidak menampik hal itu.
Laptop untuk desa, yang di duga telah di mark up
Dijelaskannya, bahwa semua pembelian laptop untuk Desa di daerah kecamatan Dringu lewat CV. Berlian yang ada di-wilayah Kecamatan Dringu.
“Kenapa? Karena Saya lebih senang mengangkat pelaku usaha lokal biar perekonomian daerah bisa tumbuh dan berkembang, kalo soal spek saya rasa laptop yang dipakai oleh seluruh Desa di Kecamatan Dringu sudah termasuk tinggi, memorinya saja 4G dan lagian pengadaan laptop ini tidak mengacu pada spek yang jelas anggarannya Rp 8 juta. Saya tidak mau mempertaruhkan jabatan saya hanya untuk mengambil untung untuk sebuah laptop,” tegas Camat wanita satu-satunya di wilayah Kabupaten Probolinggo ini.
Lebih lanjut dikatakannya, melihat anggarannya sebesar Rp 8 juta ia tidak ingin salah dalam pembelian laptop tersebut.
Semua Desa dapat laptop yang sama tapi belum tentu speknya sama, tapi ia yakin Desa di daerah Kecamatan Dringu yang terbaik dan bisa dibandingkan dengan misalnya di daerah Kecamatan Krucil, ungkapnya.
Sekedar untuk diketahui, pada sekitar bulan Juni-Juli Tahun 2015 melalui dana ADD (Alokasi Dana Desa) seluruh Desa yang ada di Kabupaten Probolinggo bisa menganggarkan sebesar Rp 8 juta untuk Laptop guna mendukung operasional Desa, tapi ternyata Laptop yang diperoleh Desa jauh lebih mahal daripada yang ada dipasaran, bahkan merk nyapun bukan merk yang terkenal tapi merk Cina, spek nya pun kurang memenuhi standar yang ada untuk menunjang pekerjaan.
Dari pantauan wartawan koran ini, untuk harga laptop dengan jenis yang sama masuk kisaran Rp 4,5j uta sampai Rp 5 juta.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono,SH,MH yang dikonfirmasi berkaitan dengan dugaan kasus mark up laptop, Selasa(18/11) menegaskan,”Ya kita lihat saja nanti pada saat bulan November ini ada Monev. Nah, dari situ kita baru akan mengetahui kebenarannya,” pungkasnya. (yus)