Mas Adil dan Dek Damai
Terima kasih sudah memilih untuk terlahir di dunia ini dan menjadi anak Mama dan Papa.
Mas Adil, kamu memang anak pertama, tapi kamu tidak harus selalu mengalah. Kamu boleh mempertahankan sebentar mainan yang sedang kamu mainkan saat Dek Damai berusaha merebutnya, walaupun pada akhirnya sepertinya kamupun akan rela memberikannya. Kamu boleh makan coklat yang kamu suka saat Dek Damai tiba-tiba berusaha memintanya, walaupun pada akhirnya sepertinya kamupun akan rela membaginya. Semoga kasih dan sayang yang kita tanamkan sejak Dek Damai ada di perut Mama menjadikan kamu menyayanginya dengan sendirinya dan sebaik-baiknya. Terima kasih sudah membantu Dek Damai saat kesulitan minum susu, terima kasih segera memberitahu saat Dek Damai hampir jatuh, terima kasih saat kamu bahkan berusaha menenangkan saat Dek Damai mulai menangis. Meski tanpa diminta.
Dek Damai, kamu memang anak yang paling kecil, tapi kamu tidak harus selalu meniru kakakmu. Meskipun nanti orang bilang, "Mas Adil aja dulu se-kamu bisa gini lho" "Kayak Mas Adil itu lho" dll. Karena kamu bukan fotokopi Mas Adil, pun juga bukan fotokopi Mama dan Papa. Seperti yang Mama sering ceritakan saat kamu di perut Mama, bahwa ada teman bermain yang sudah menunggu kamu dari lama, itulah Mas Adil. Mungkin ada kalanya nanti kalian berebut mainan lalu tertawa lagi, jatuh bersama lalu berlari lagi, ngambek-ngambekan tapi saling mencari lagi. Sama seperti kamu saat ikut teriak waktu Mas Adil maen barongsai atau jadi reog, atau ikut menangis waktu Mas Adil menangis karena terjatuh, atau ketawa seneng waktu Mas Adil cerita tentang dinosaurus atau singa yang berantem sama kerbau..
Selamat tumbuh bersama, Mas Adil dan Dek Damai. Semoga rasa saling sayang, peduli dan melindungi akan terus tumbuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu dan banyaknya kebersamaan di antara kalian.. Insya Allah atas kehendak Allah.
Terima kasih Mas Adil dan Dek Damai sudah menjadi anugerah terindah dalam hidup Mama dan Papa yang tidak ternilai harganya..
Insya Allah kita bermain bersama lagi, makan bersama lagi, pergi ke tempat baru lagi, mengabadikan momen lainnya lagi.
Sebentar lagi...
Boalemo, Oktober 2023














