Visa Jepang dari Malaysia
Visa merupakan ijin yang dikeluarkan oleh suatu negara kepada seseorang untuk masuk ke wilayah mereka. Dikarenakan paspor Indonesia tidak sekuat paspor Singapura, maka untuk pergi ke suatu negara, WNI perlu mengurus visa. Nah, karena saat ini saya tinggal di Malaysia bagaimana mengurus visa tapi statusnya tidak dari negara asal?
Ternyata mengurusnya visa Jepang dari Malaysia (bukan e-paspor) lebih mudah. Awalnya, saya mendengar dari kawan bahwa mengurus visa Jepang di Indonesia butuh financial statement yang isi di rekening minimum Rp. 30 juta. Alhamdulillah, kemarin saat ngurus ternyata ga sampe segitu. Saat itu di rekening (hanya) ada MYR 3000.
Well, inilah syarat visa di Jepang untuk yang berstatus mahasiswa:
Original Passport
Ngisi form aplikasi visa (www.my.emb-japan.go.jp)
Certification letter from university (surat keterangan dari kampus)
Pas photo 4,5x4,5 (ternyata di IIUM ada tempat cetak foto pake standar visa Jepang! Oke pula hasilnya)
Itinerary selama di Jepang (donlod disini)
Original financial statement dari bank di Malaysia
Visa akan diproses selama 3 hari dengan biaya MYR 110. Kalau visa ditolak, ga perlu bayar. So fair. Tapi yakin bakalan sakit sih. Oya, berapa minimal budget yang harus nampak di financial statement? Jawabannya adalah tergantung destinasi selama di Jepang. Normalnya biaya hidup di Jepang selama sehari adalah 5000 yen~ MYR 200 ~ Rp. 550,000. Untuk realitanya, bisa lebih hemat kok. Kalau di Itinerary masukin keterangan mau ke Universal Studio dan Disneyland, trus pake Shinkansen, tambahin Rp. 1,000,000 di setiap poinnya.
Syarat visa Jepang diatas adalah yang umum. Kalo ada yang mau datang kesana ikutan konferensi, bisa ditambah sama ngisi form invitation letter. Semoga bermanfaat (:












