Kadang suara itu bukan berupa kata.
Ia tidak datang dalam bentuk kalimat yang mudah kau pahami,
tidak pula dalam wujud nasihat yang langsung menamparmu.
Ia hadir dalam tanda!!
tanda yang sering kau abaikan karena sibuk mengikuti maumu sendiri.
Kadang berupa kegelisahan yang tiba-tiba,
sebuah rasa yang menolak,
atau sebuah bisikan lembut yang mengatakan,
“Jangan ke sana… itu akan melukaimu.”
Ia hadir dalam getaran hati,
getaran yang kau rasakan saat seseorang mendekat,
bukan karena cintanya kuat,
tapi karena hatimu merasa ada sesuatu yang tidak selaras.
Namun sering kali kau menepisnya,
karena kau lebih percaya pada apa yang kau inginkan
daripada apa yang Allah ingin selamatkan darimu.
Ia hadir dalam peristiwa kecil yang kau kira kebetulan..
padahal tidak ada satu pun yang kebetulan dalam hidup seorang hamba.
Setiap tersesat di jalan,
setiap pesan yang tak sengaja terbaca,
setiap pintu yang mendadak tertutup,
setiap hati yang tiba-tiba menjauh…
Semua itu bukan tanpa maksud.
Semua itu adalah bahasa halus dari langit
yang sering kali kau butakan sendiri.
Ia hadir dalam arah yang tiba-tiba berubah,
ketika sesuatu yang kau rencanakan dengan sempurna
berantakan tanpa alasan,
ketika jalan hidupmu ditarik ke tempat
yang tidak pernah kau minta,
tapi ternyata justru itulah jalan yang menyelamatkanmu
dari sesuatu yang tidak mampu kau lihat.
Ia hadir dalam seseorang yang datang atau pergi
pada waktu yang tidak pernah kau sangka.
Yang datang bukan karena kebetulan,
tetapi karena Allah mengirimkan pelajaran,
penjagaan, atau ujian.
Yang pergi pun bukan tanpa arti!!
kadang kepergian seseorang
adalah tanda paling tegas dari Allah
bahwa hatimu tidak seharusnya kau titipkan kepadanya.
Dan bila mata batinmu jernih,
kau akan mengerti semuanya
bahkan sebelum dunia sempat menjelaskannya.
Sebab hati yang jernih bisa membaca takdir
lebih cepat dari mulut manusia menjelaskan.
Hati yang bersih memahami isyarat
bahkan ketika tidak ada suara.
Dan jiwa yang terhubung dengan Allah
tidak pernah tertipu oleh apa yang tampak di mata,
karena ia selalu melihat dengan cahaya-Nya.














