Katanya "temukan satu alasan untuk hidup setiap hari". Nyatanya aku terseok-seok bertahan dari rasa ingin menyerah, dari rasa ingin mengubur diri sendiri dan menghilang.
Tapi aku tidak bisa menyerah. Sayangnya aku bukan tipe yang mudah menyerah. Sayangnya walaupun aku ikuti sebentar keinginan diri ini "meresapi" jatuh, ujungnya aku kembali bangkit dan berjalan. Padahal sangat ingin berhenti saja.
Aku berdoa untuk tidak hidup lama-lama. Tapi sekelilingku mendoakanku untuk sehat selalu. Aku tertawa. Alasan apa yang membuatku harus bertahan?
Hidupku membosankan. Aku lelah berjuang. Aku muak menghadapi manusia. Aku tidak ingin mengalah lagi.
Memang tidak selalu merasa sedih. Memang tetap ada rasa bahagianya. Tapi hatiku yang sudah tidak ada bentuknya ini sudah tidak bisa merasa apapun lagi. Katanya lebih baik hidup daripada mati tapi hidup pun tidak membuatku ingin.
Aku tidak begitu siap juga untuk mati. Tapi hidup, aku menjalaninya seperti karena masih bangun saja. Karena masih diberi nafas saja.
Bertahan kali ini rasanya lebih berat dari yang kemarin-kemarin.














