"Kau melihatnya, Vi?" "Apa?" "Cahaya yang menembus sela-sela dahan dan jatuh kepada tanah." 一一一 Sekecil jarak daun dan daun. Sesempit sekat ranting dengan ranting. Tetaplah akan ber-dampak. Baiknya hindari memandang sebelah mata sesuatu hal yang terlihat kecil, sesuatu perkara yang terasa sepele dan tak ada akibatnya . Ambilah pelajaran dari sempitnya 'celah'. Ia akan tetap membuka jalan untuk masuknya cahaya, hingga berpendar indah dan kemudian mengusir gulita yang bersangkar . Bisa saja celah itu ditumpangi dua alegori. Yaitu kebaikan dan ketidakbaikan. Saat dibiarkan celah kebaikan itu datang, maka yakinilah, perlahan ia akan menuntunmu menemukan jalan. Saat dibiarkan ketidakbaikan itu tetap berkelanjutan, percayalah, cepat atau lambat ia akan menuntunmu semakin jauh dari kebaikan. Sesederhana celah yang sebenarnya tidak pernah sesepele itu. *pict on Flickr #ruangpribadiapil #mejatulis #noted