Hai para pejuang di bumi pertiwi. Jika hari ini engkau sedang bahagia, tak apa, rayakan, suarakan, gemakan.
Tapi esok hari ketika kau sudah puas akan puja puji, tengoklah kami. Mari merayakan duka bersama.
Kami menimbun asap di dada kami sendiri, segarnya embun hanya tinggal memori. Apa itu warna-warni? Jika yang kami lihat kini hanya abu-abu. Kami rindu lembayung senja, birunya cakrawala, kami rindu silaunya mentari, udara pagi hari.
Izinkan kami merdeka di tanah kami sendiri. Hidupkan lagi asa-asa untuk berbakti.
Padamkan api, nyalakan mimpi.
Dari kami.
Yang sedang bersusah hati.













