Berbahagialah kamu selalu, seseorang selalu mendoakanmu. Sepertinya kau tahu. Percaya itu.
seen from United States
seen from Azerbaijan

seen from Netherlands
seen from China
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from Poland
seen from Russia
seen from United States

seen from Netherlands
seen from Poland
seen from United States
seen from Italy
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from China
Berbahagialah kamu selalu, seseorang selalu mendoakanmu. Sepertinya kau tahu. Percaya itu.
Tidak mudah menjalani persahabatan antara laki-laki dengan perempuan. Setelah bersahabat cukup dekat, saling berbagi suka dan duka, muncullah berbagai perasaan yang sudah dari awal diwanti-wanti “perboden”.
Mengapa? Karena persahabatan ini berjalan dengan status yang tidak sama. Saya memiliki status “searching” sedangkan sahabat saya sudah status “found”.
Ungkapan perasaan dalam bentuk quote ini sangat indah, saya merasa tersanjung, sedikit melayang tapi segera tersadar untuk kembali menginjakkan kaki ke tanah setelah mengingat dua pengalaman terdahulu. Awalnya indah tetapi akan diakhiri dengan menyakitkan.
Yang menjadi pertanyaan kenapa harus dikatakan? Kenapa harus diungkapkan? Tidak bisakah cukup disimpan dalam hati saja?
Alasannya adalah kejujuran. Bahwa ia berusaha jujur dengan perasaan sendiri. Lalu bagaimana dengan perasaan saya? Apakah tidak dipikirkan, ungkapan perasaan itu seperti beban buat saya. Hanya menimbulkan perasaan sedih dan kecewa.
Sedih karena dia hanya bisa mengungapkan perasaan, tetapi tidak bisa membuktikan. Untuk apa bilang cinta kalau dia tidak bisa mempertanggungjawabkan kata-katanya. Jadi untuk apa itu dikatakan? Lega disitu, sesak disini. Pfuuuuh..
Mungkin ada benarnya kalau laki-laki status “found” cenderung lebih nekat mengungkapkan perasaan daripada laki-laki “searching”. Mereka secara psikologis “nothing to lose”. Kalau ditolak toh mereka tidak ada ruginya.
Betulkah perempuan seperti saya ini magnet bagi laki-laki status “found”? Mungkin dikarenakan saya juga tidak siap menjalani hubungan serius. Sepertinya itulah jawaban yang bisa diterima saat ini.
Jadi bagaimana menghindari jatuh dalam perangkap yang sama?
Pertama, saya tidak akan menghindarinya. Menerima dengan bahagia, masih ada yang mencintai saya,tandanya masih laku lah ya..
Kedua, tidak terjebak lagi dalam pengalaman terdahulu. Rasa sakitnya.. Masiiiiih luar biasa.
Ketiga, segera sibukkan diri di pekerjaan, tapi bila harus ketemu dia di pekerjaan, bagaimana donk? Cara berikutnya..
Keempat, segera cari teman sesama “searching”, alias hangout dengan mereka, syukur-syukur ada yang nyangkut jadi pasangan, atau saling mengenalkan siapa, jadi bisa menambah perbendaharaan teman baru deh.
Kelima, bila sudah dapat pasangan baru, jalani dan nikmati dengan santai. Jangan buru-buru.
Semoga berhasil untuk saya dan yang baca ya.. ! :)
Namamu slalu kusebut dalam doaku Itulah caraku menjagamu dari kejauhan
#Awali #hari dengan #mendoakanmu #sheilaon7 #pemujarahasia #hobby (di Pasekan Krajan Ambarawa)
Mendoakanmu
Mendoakanmu, caraku menjagamu….dari jauh
Jarak tak berarti buatku
Doaku lebih cepat dari apapun
Doaku tangguh di segala medan
Doaku tak lupa alamat
Doaku akan selalu menemukanmu
Di saat nyatamu tak bisa kuraih
Bayangmu tak bisa kutangkap
Doaku melakukannya untukku
Menyapamu hanyalah angan
Melihat senyummu hanyalah impian
Tapi doaku adalah kenyataan yang mendekatkan
Jauhmu akan selalu terasa dekat
Ketiadaanmu akan selalu ada