Nanti bila aku tak menjadi isi duniamu, berarti Tuhan memang tak menyarankan kita bersatu. Tak apa, akan ku pastikan langit tak akan runtuh. Hanya hati saja yang berderak karena patah, remuk diinjak-injak takdir yang dibuat semesta.
Walau tak bisa berjanji padamu untuk tetap baik-baik saja, aku yakin pasti ada jalan lain yang lebih baik untuk kita. Kau mungkin akan bertemu gadis yang sesuai dengan ingin orang tuamu. Pun aku mungkin akan bertemu dengan seseorang yang keluarganya akan dengan hangat menerimaku.
Tapi sampai saat itu tiba menyapa kita, izinkan aku mencintaimu sedikit lebih lama. Karena mana mungkin aku bisa berhenti begitu saja? Beri aku waktu. Walau begitu, aku janji aku tak akan datang lagi menganggu.
Ingatlah kelak aku sebagai seorang teman lama yang pernah memberi bahagia. Jangan lebih dari itu, nanti malah memberi cemburu pada kekasih barumu.
Jika kelak aku tak lagi menjadi bagian dari tawamu, izinkan berterima kasih karena dulu pernah mau. Berjuang, walau angkasa tak memberi restu. Maaf kalau kelak aku tak benar-benar bisa jadi milikmu.