aku masih menyimpan renjana tentangmu, namun semesta telah menulis takdirnya kau dan aku , kini hanya sebatas fatamorgana di ujung senja,,
aku kalah aku sangat merindukanmu
seen from Yemen

seen from Russia

seen from United States
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from France
seen from Ireland
seen from United States
seen from Yemen
seen from United States
seen from Mexico
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Germany
aku masih menyimpan renjana tentangmu, namun semesta telah menulis takdirnya kau dan aku , kini hanya sebatas fatamorgana di ujung senja,,
aku kalah aku sangat merindukanmu
Bukan Temu
Untuk apa temu, kalau pada akhirnya lagi-lagi dipisahkan. Sesering kita bertemu, tapi pada akhirnya aku tidak bisa memilikimu, layaknya aku membiarkan luka lama mengering, menjadi koreng, dan kau kupas lagi itu luka. Sesering itu kamu bercanda pada luka. Karena kamu tak merasa. Sungguh, kita bukan kurang temu, tapi kita kurang percaya, saling menguatkan bahwa kita sebenarnya bisa.
Segala perasaan dan ketetapan hati ini Allah muaranya. Bisa saja suatu saat nanti aku kembali datang padamu. Mengetuk pintu rumahmu, mencium tangan Ayahmu.
Atau justru aku beranikan mengetuk pintu yang lain, berkenalan dengan Ayah yang baru. Tergantung Allah kasih takdir nantinya.
Tapi segala keyakinan, mantap dalam suatu pilihan, itu tergantung sikap dari yang dipilih. Pria pasti memilih wanita yang bisa menenangkan jiwanya, menentramkan hatinya. Jadilah wanita yang istimewa, jagalah nama baikmu, tetap suci, tak ada lelaki yang berani merusaknya sebab pergaulanmu jarang bersama mereka.
Tidur
Bagimanapun aku begitu semangat ketika aku menjelang tidur. Sebab, hanya saat tidurlah aku bisa benar-benar ikhlas melupakanmu. Meski bangun pagiku tentangmu lagi.
"Jika suatu saat kau mendengar kabar bahwa aku telah jatuh cinta lagi, percayalah bahwa untuk melaluinya aku selalu berharap kau akan kembali, tetapi aku sangat kecewa karena ternyata kau tak kunjung kembali"
- Akbar kosasih
Harapan
Ketika takdir membuat nantinya kita tidak bertemu lagi, aku hanya berharap Tuhan membawaku pada sebuah pertemuan yang indah. Dipertemukan yang menerimaku apa adanya. Seseorang yang menganggap keberadaanku sebegitu pentingnya, anggapan yang sama (dan bisa lebih) dari aku untukmu saat ini.