seen from Türkiye
seen from United States
seen from France

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Japan
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Poland

seen from United States

seen from Japan
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Germany
seen from China
Kalau udah cocok, langsung aja datangi walinya..tunaikan akad..urus walimahannya.. #menikahtanpapacaran #menikahmuda #menjagapandangan #menjagafitrah #nolgbt
MENJAGA Permata yang indah tak mungkin dapat dilihat sembarang mata. Itulah parasmu yang jelita, terbalut dengan cahaya keimanan menyala. Namun karena kemilaunya yang menggoda membuat semua orang tertarik untuk dapat memilikinya. Bila ia tidak berjaga maka siapapun bisa menikmatinya . Ukhti, bantu kami menjaga pandangan ini, dari parasmu yang memesona setiap mata. Tidak elok rasanya bila keindahan itu terbuka-terbagi untuk setiap sepasang mata yang tidak halal bagimu. Meski hanya wajah yang terlihat ia tetap menggoda, seakan memanggil untuk mencicipinya . Ukhti, tolong kami untuk tidak memandangmu walau sekejap saja, sebab ia bisa meluruhkan amal, menghapus kebaikan dan membuat perdagangan kami dengan Allah rugi tak bersisa . Ukhti, bantu kami menjaga pandangan ini dari nafsu yang siap membuncah kapan saja, dari rayuan iblis yang mengajak aniaya. Karena kecantikanmu tak boleh dilihat sembarang mata sebab ia hanya untuk suamimu tercinta . write: @harunsaqif @Regrann from @haruntsaqif - #muslimah #menjagapandangan #tolongkami #hijrahmeskipayah #permatawanita - #regrann (di Tpq Wali Songo Mendalan)
[ S E L F R E M I N D E R ] •Generasi "Menunduk"??• Hmmmm... Kesindir banget pas pertama dapet kosakata itu di wattpad. Iya, generasi menunduk, yang kemana mana selalu menunduk, hape addict, saya termasuk didalamnya, menunduk bukan karena menjaga pandangan atau godhul bashar :( tapi menunduk karena liatin hape, pantengin medsos, update status, kepoin orang, etcetera. Kayaknya gak afdhol gitu kalau gak liatin hape bentar, ada yang aneh, ada yang kurang, kikuk, krik krik, so mantengin hape jadi salah satu "pelarian" buat menghindari hal itu. Padahal kadang gak ada apa apa dihape, pesan atau notif apapun, just scrollup and scrolldown, just that, yeah karena merasa aman aja klo udah liatin hape, buat pelarian lagi kan intinya... So??? Hmm jadi gini, kadang suka mikir, sekarangkan semuanya liatin hape, di mana pun, di jalan, di rumah, di meja makan, di depan tv, seperti ada yang kosong gitu kalau hape gak di tangan, katanya quality time tapi pada sibuk dengan hape masing-masing, terus gimana dengan perasaan dan dunia embah embah, orangtua yang gak kenal sama alat 'penunduk' itu??? Kebayang betapa 'sepi'nya dunia mereka, mungkin kalau gak ada generasi menunduk dunia mereka gak akan sesepi ini, mau ngajak ngobrol anak dan cucunya, tapi semua sibuk liatin hape, mbah maafkan generasi kami :( Semoga setelah ini, baik saya maupun temen semua lebih dapat memanage "waktu menunduk" dan lebih memanusiakan manusia disekitar kita terutama kepada generasi yang ga kenal 'alat penunduk'. Alangkah indahnya jika selogan mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, diubah menjadi mendekatkan yang jauh, dan semakin mendekatkan yang dekat, ditambah dengan generasi yang menunduk, ya tetap menjadi generasi menunduk, tapi bukan menunduk karena hape, generasi yang menunduk karena ingin menjaga pandangan 🌸 #senjabercerita #selfreminder #menjagapandangan #latiannulis
Harga Sebuah Lirikan
Tulisan ini dibuat hanya untuk meluruskan semata, bilamana ada anggapan yang ‘kurang pas’
Akhir - akhir ini gerakan dakwah makin melebarkan sayapnya, mulai dari Unit Kegiatan Mahasiswa di univesitas, Remaja Masjid di perumahan, sampai ke tingkat Rohis -Rohis di tingkat Sekolah Menengah. Kegiatan - kegiatan ini bertujuan untuk mengisi keseharian para siswa yang meluangkan waktunya lebih banyak di sekolah daripada di rumah dengan kegiatan islami.
Hal ini juga mengenai saya dan mungin beberapa ikhwan, yang sering dianggap ‘tidak pedulian’, ‘cuek’, ‘dingin’, dan lain-lain. Tetapi untuk meluruskan pandangan tersebut, mohon izinkan saya untuk menyampaikan beberapa hal.
Salah satu adab antara perempuan dan laki-laki adalah menjaga pandangan, atau istilah dalam bahasa Arabnya Ghadul Bashar. Menjaga pandangan berarti menjaga penglihatan dari hal-hal yang tidak diperbolehkan, salah satunya adalah pandangan terhadap lawan jenis. Yakni antara perempuan dan laki-laki maupun sebaliknya.
Apakah ketika tidak menimbulkan syahwat memandang perempuan diperbolehkan ? Nyatanya lewat pandanganlah syetan mencoba-coba untuk menguasai manusia, menjadikan pandangan sebagai panah-panah godaan. Dan tentu saja, syetan yang lebih lama kehidupannya daripada rentang hidup manusia sudah memilki pengalaman yang banyak mengenai hal ini. Terlebih, pada masa-masa ini hormon-hormon dalam tubuh mulai bekerja dan ‘menambah-nambahi’ godaan ini. Sedang di sisi lain, kami belum siap untuk mempunyai pasangan tempat melabuhkan pandangan.
Rasulullah sendiri pernah bersabda, “Hai 'Ali, jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan yang lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan yang pertama, adapun yang berikutnya tidak boleh." (Hadits riwayat At-Turmudzi dan Abu Dawud.
Karena itu, para wanita, mohon mengertilah. Satu lirikan itu seharga malam-malam berpayah-payah untuk bangun tahajjud, yang bahkan sering pula terlewat. Lirikan tersebut sepadan dengan ayat-ayat yang dihafal dengan susah, yang dengan sebentar langsung menghilang. Lirikan itu seharga dengan panjangnya perjalanan menuju majelis, pengorbanan terhadap banyak waktu dan tenaga, yang kemudian kandas karena lemahnya istiqamah.
Saya sendiri belum sekuat ikhwan yang lain, yang dapat menjaga hati mereka dengan begitu kuat. Jujur, iman saya masih lemah, bahkan beberapa pandangan tidak sengaja kadang menempel dengan lama di dalam bayangan.
Karena itu saya mohon maaf bilamana sikap-sikap tersebut menyinggung bahkan menyakiti hati kalian. Dengan sikap-sikap seperti ini kami justru ingin memuliakan kalian, terutama yang sudah berhijab, dengan menjaga pandangan kami. Bukankah kalian sendiri merasa risih jika ditatap lamat-lamat oleh lawan jenis ?
Bila sikap ini dirasa berlebihan, saya mohon maaf. Mungkin hal ini disebabkan kurangnya atas pemahaman agama. Karena kami tidak mempunyai niat untuk bertindak buruk terhadap kalian. Namun, percayalah, bahwa kami tidak mempunyai niat untuk bertindak buruk terhadap kalian.
Sadarilah bahwa diri kalian cantik dan menarik, dan itu dapat menjadi fitnah bagi yang memandang maupun yang dipandang.
Perhiasan Lelaki Soleh
Perhiasan lelaki sholeh bukanlah penampilannya atau tulisannya atau orasinya, akan tetapi tatkala ia menundukan pandangannya dari melihat yang haram.
ustadz Firanda Andirja
View On WordPress