Cara tersingkat melintasi badai adalah berlari melewatinya.
★

❣ Chile in a Photography ❣
Fai_Ryy
Monterey Bay Aquarium
macklin celebrini has autism
official daine visual archive
No title available
todays bird
hello vonnie
Sweet Seals For You, Always

Love Begins
untitled
Cosimo Galluzzi
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

if i look back, i am lost

No title available
🪼
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

izzy's playlists!

roma★
seen from France
seen from T1

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Vietnam
seen from El Salvador

seen from United States
seen from Indonesia
seen from Paraguay
seen from Singapore

seen from Malaysia

seen from Mexico
seen from Bangladesh
seen from United States

seen from Guadeloupe

seen from Portugal
seen from United States

seen from United States

seen from Bangladesh
seen from Vietnam
@poemaker
Cara tersingkat melintasi badai adalah berlari melewatinya.
Gw berasa jadi nomor lotre
Dan orang-orang lupa kalau mereka lebih mudah kalah daripada menang
Melanjutkan hidup mencari nafkah di kota lain
Meninggalkan perasaan perasaan sentimentil
sejenak
Toh matahari, waktu, dan segala yang berarti
Masih ada di diri masing-masing
starting over
Tadi gw sedih banget, sekarang gw seneng banget mau makan nasi telur dan lauk yang mantap ini
Semudah ini allah membolak-balikan perasaan
Hari ini gw cepirit, di jalan ga ada uang
Malu malu ke spbu karena ga bisa bayar wc
Jam setengah satu, jalan kaki pulang
Nangis aja di jalan
Sial, gini banget ya ga ada uang wwkwk
Hari ini gw cepirit, karena kurang makan
Cuma makan air putih sama kue
Yang dikasih temen
Makasih banyak kuenya
Lu ga tau seberterima kasih apa gw sama lu
Shalat hajat saya tadi pagi adalah rezeki yang lebih besar dari apa yg saya minta
Diingetin ainun biar lebih ada ambisi buat hidup, terutama soal nafkah
Diingetin hamdan biar memperbaiki aspek spiritual, biar hidup lebih berkah
Hal-hal baik yang ngumpul di waktu selepas isya: nasehat-nasehat teman yang lebih bisa dipercaya daripada pikiran-pikiran diri sendiri
Someone said, "micro joys are how we survive macro griefs."
I can't remember many things
But I still eat yogurt that's slightly stiff
Drink lemonade every now and then
Split my mie ayam and eat the last half with extra saos
I can't remember many things
The brand of the yogurt
How sweet the lemonade
The reason why saos is very important among mi ayam lovers
But my body is forgotten maps, sometimes I stumble upon an old and distant memory yet so close to this pumping heart
Saya kira yang bau isinya, rupanya kantungnya.
Hari ini mencuci di binatu. Saat saya mengemasi baju kotor, saya cium bau yang tidak enak. Dalam pikiran, sepertinya baju-baju saya tidak sebau itu.
Tadi ketika menyiapkan kantung untuk membawa baju bersih pulang, saya temukan kantung saya lah yang bau dan alhamdulillah bisa beli kantung bersih di binatu.
Saya jadi terpikir bila kenyataan sangat tergantung dengan persepsi, dan kenyataan sangat mungkin berbeda dari yang sebenarnya. Dan kita hanya bisa berusaha untuk terus mengecek atau menghisab di banyak titik, supaya kenyataan kita lebih dekat dengan kebenaran.
Tentunya juga dengan senantiasa berdoa "ihdina shiraatal mustaqim".
Too much, too little
Kalau kata Bukowski. Kalau kata saya belum ada karena belum kepikiran perkataan seperti apa yang menggambarkan keadaan hampir pecah dalam kerelaaan yang setengah sudah ada setengah diusahakan ini.
Hari sudah berganti dan waktu kembali lagi pada perasaan yang ingin sampai pada setiap kesempatan yang sudah, akan, dan tentu saja segalanya dalam lingkup mungkin.
Makin hari kini makin engga suka sama tulisan sendiri. Makin belepotan, ga tajam, ga playful, ga bam bam bam.
In the mood for 90-2000 movies
Suasana yang estetik-nostalgik buat jadi ciri has film tahun-tahun tersebut. Film dengan kualitas video seperti memakai filter yang khas dan suasana juga dialog-dialog yang serupa. Film-film yang diputar di bioskop trans tv atau hbo ketika di hotel yang ada tv kabelnya.
The Postman yang paling saya ingat kesannya ketika nonton hbo saat itu. Walaupun saya sudah lupa juga alur ceritanya bagaimana, tapi masih terbayang di paruh akhir film betapa heroiknya tokoh utama menaiki kuda melintasi air terjun dan jembatan untuk mengantarkan surat sampai didirikan patung ia bersama kudanya.
Saya jadi mafhum kenapa paman dan ayah masih suka mendengar wayang. Rasa nostalgik ini punya kenikmatan yang berbeda.
Seberat-beratnya jalan yang baik akan sampai pada yang baik, diiringi hal-hal baik, dan harapannya pada kebaikan diri dan sekitar, masa kini dan juga yang akan datang.
memory will be the only link to what we've lost while we are entirely unable to picture what we are losing
for the quite hours of the night
i live.
even though this country breaks my heart
minute by goddamn minute.
i’ll save a little corner for us.
a dark place to curse the bastards,
to get sad, to laugh at the dry, unfunny joke
of it all,
and maybe,
against all odds,
god willing
to hope.