
seen from Switzerland

seen from Switzerland
seen from United States

seen from Bosnia & Herzegovina

seen from Kazakhstan
seen from China

seen from Maldives
seen from United States
seen from Yemen

seen from Türkiye
seen from Netherlands
seen from Germany
seen from United States

seen from Russia
seen from Russia
seen from Maldives

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Russia
Tienen a la mujer que todos quisieran, y la engañan con la que todos ya tuvieron, ven como si son mensos.
y'all are crazy for playing the ouija board or any "game" involving spirits.
i don't understand how you could invite a spirit in, and think everything is gonna be alright. my momma told me never to touch one cause it ain't a game..!!!! to those who are planning to play it and some creepy shit happens... te dije.
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di seluruh Indonesia terlibat dalam proses gr
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di seluruh Indonesia terlibat dalam proses ground check terhadap 11 juta peserta BPJS segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang dinonaktifkan atau dialihkan kepesertaannya.
“Kami akan melibatkan lebih dari 30 ribu pendamping di seluruh Indonesia untuk membantu ground check, melihat kondisi setiap penerima manfaat dari 11 juta tersebut,” kata Gus Ipul dalam program One on One Sindonews TV di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (12/2).
Ia menjelaskan, ground check dilakukan untuk memastikan kondisi objektif para penerima manfaat yang dinonaktifkan. Penonaktifan tersebut tidak mengurangi jumlah penerima bantuan, melainkan mengalihkan kepesertaan PBI-JK dari kelompok yang dinilai mampu di desil 6–10 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada kelompok tidak mampu di desil 1–5 berdasarkan usulan masyarakat dan pemerintah daerah.
KEBIJAKAN penonaktifan 11 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional melalui pendanaan yang dibayar melalui APBN yang dikenal dengan PBI atau P
KEBIJAKAN penonaktifan 11 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional melalui pendanaan yang dibayar melalui APBN yang dikenal dengan PBI atau Penerima Bantuan Iuran, telah menimbulkan kegaduhan.
Banyak warga yang mengetahui keanggotaanya itu dinonaktifkan setelah berada di fasilitas kesehatan.
Untuk diketahui, kebijakan yang berlandaskan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2026 tersebut diberlakukan guna memutakhirkan data penerima bantuan agar lebih tepat sasaran.
Akan tetapi, banyak pasien yang baru mengetahui status kepesertaan mereka nonaktif ketika telah berada di fasilitas kesehatan.
Pemberitahuan dini
Direktur Pusat Pembiayaan dan Asuransi Kesehatan (PPAK) FK-KMK UGM, Dr. Diah Ayu Puspandari, Apt., MBA., M.Kes., menyarankan pentingnya pemberitahuan dan sosialisasi yang lebih dini oleh pemerintah.
BLTS Rp9 Ratus Ribu Dari Pemerintah Agar KPM Dapat Memenuhi Kebutuhan Pokoknya
Jakarta, CINEWS.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) mengimbau para keluarga penerima manfaat (KPM) untuk tidak menyalahgunakan bantuan langsung tunai sementara (BLTS) yang diberikan pemerintah. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, bahwa BLTS senilai Rp900.000 tersebut diberikan agar para KPM bisa memenuhi kebutuhan pokoknya. “Diharapkan ini meringankan beban di akhir…
Menteri PPPA : Hasil Kajian Deprivasi Hak Anak Multidimensi Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor
lampungkita.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengapresiasi diterbitkannya Kajian Analisis Deprivasi Hak Anak Multidimensi sebagai dasar pengambilan kebijakan nasional terkait pemenuhan hak anak. Menteri PPPA menyatakan kajian yang diluncurkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Pusat Statistik (BPS), United Nations International…
MENTERI Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf meninjau langsung warga terdampak banjir di Kelurahan Tlogosari Kulon dan Muktiharjo Kidul, Kota
MENTERI Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf meninjau langsung warga terdampak banjir di Kelurahan Tlogosari Kulon dan Muktiharjo Kidul, Kota Semarang, Rabu (29/10). Dalam kunjungan tersebut, ia berkomitmen menyalurkan bantuan senilai sekitar Rp4 miliar untuk penanganan banjir di wilayah Jawa Tengah.
“Sampai hari ini, untuk banjir di Semarang dan sekitarnya seperti Demak dan Pati, kami sudah menyalurkan hampir Rp4 miliar,” ujar Gus Ipul, sapaan akrabnya, di Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon.
Bantuan tersebut mencakup makanan siap saji, pakaian layak untuk lansia, makanan anak-anak, obat-obatan, dan berbagai kebutuhan logistik lainnya. Kemensos juga menurunkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang bertugas memasak di dapur umum.