Seorang teman pernah mengatakan kepadaku "Kata mama, isah harus punya suami kaya, kalo tidak isah akan stres". Semoga dia membaca ini, aku rindu mengobrol dengannya. Bukan tanpa alasan, banyak orang yang mengenalku juga berpendapat sama. Mereka melihat aku tipe anak yang manja, yang semua maunya serba instan. Selama kuliah, ketika teman lain memilih memasak dan membawa bekal sendiri, aku hanya membeli makanan di luar. Teman-teman mencuci sendiri, aku laundry. Kalau pergi diantar dan kalo belanja maunya barang yang mahal. Aku punya alasan tersendiri sebetulnya kenapa membeli barang yang mahal. Bagiku mereka lebih tahan lama untuk tipe seperti aku yang kurang pandai merawat barang. Ya, mungkin aku akan bahagia memiliki suami kaya yang berprinsip sama denganku. Karena kalo tidak sejalan aku juga tidak akan tahan, bisa stres atau mungkin depresi. Tapi kalo aku diberikan suami yang kaya, mungkin juga tidak ada Anisah seperti hari ini. Mungkin aku akan selalu menjadi anak manja yang tidak mau belajar, karena semua serba tersedia. Allah tau apa yang aku butuhkan. Alhamdulillah dia memberikanku suami yang tidak kaya, tapi punya bakat dan bisa diandalkan untuk sama-sama berjuang meraih cita. Sehingga jadilah sekarang Anisah sudah bisa memasak dan beres-beres rumah, juga Anisah yang insyaa Allah akan selalu belajar menjadi lebih baik. Ternyata yang aku butuhkan hanyalah seorang suami yang bisa membimbingku agar bisa memaksimalkan semua potensi di dalam diriku. Dengan itu, aku bisa berdaya bagi diriku sendiri dan bisa membeli semua keinginan dengan uangku pribadi. Ternyata menjadi berdaya, membuatku lebih bahagia. Karena itu merupakan aktualisasi diri untukku. Jika tidak aku akan sering memarahi diriku sendiri "Kok diam saja!" "Hey kau punya bakat, kenapa tidak digunakan!" Ternyata bakat itu butuh disalurkan kalau tidak mau stres. Insyaa Allah aku akan menekuni menulis sebagai profesi pilihanku. Hanya dengan menulis aku bisa mewujudkan cita-citaku untuk menjadi Ibu Rumah Tangga seutuhnya, membeli apapun yang aku suka dan berderma sebanyaknya dengan uangku sendiri. Kabulkan Ya Allah. #berdaya #sebuaharapan #menujucita https://www.instagram.com/p/CRxwb5drCna/?utm_medium=tumblr















