Semesta Memandang
ketika apa yang kujalani saat ini mengalami turbulensi..
disitu atsmosfirku seketika mengalami perubahan..
tahun ke 5 ekspektasi akan berenkarnasi menjadi realita
namun kenyataan tak dapat bisa kuhindari..
aku dan waktuku saat ini terasa berbeda
turbulensi yang dapat menggetarkan aku dan waktu ku menjadi seolah tak dapat bertahta.
namun..
semesta memandang
Melanjut dari cerita IGSku bahwa memang benar adanya .. manusia butuh menekan diri untuk tidak menjadikannya tertekan oleh hal lain..
Bahwa memang benar adanya.. manusia butuh mendorong diri untuk tidak menjadikannya di dorong oleh hal lain ..
Bahwa memang benar adanya .. manusia butuh bersungkur diri kepada yg Maha Kuasa.. agar kelak tak tersungkur oleh hal lain yang sifatnya duniawi..
Beribu tamparan sudah kuterima dengan sangat lembut .. ketika ku menghadiri beberapa kajian untuk me-re-charge kembali kadar iman yg mudah melemah..
Sejatinya hati kita mudah terbolak balik oleh segala sesuatu yang kita sentuh ataupun tersentuh ..
Maka tugas kita adalah untuk kembali berusaha meluruskan apa apa yg terasa belum lurus..
Kembali membersihkan apa apa yg menjadi penghalang persimpangan jalan yang harus menerus..
Maka.. setiap detiknya Semesta memandang ..
Sedikit kita menoleh entah apa yang akan kita peroleh..
Sedikit kita berbalik entah apa yang akan terpelik..
Sedikit kita memalingkan pandang, tentunya akan semakin menjadi gamang.
Kesenangan duniawi mungkin mudah untuk kita beli..
Namun Ketenangan hati hanya Allah yg dapat memberi..
-annisafl
17012020
23:35














