Duduk di teras sore ini, menikmati batagor yang gurih. tiba-tiba alunan lagu Afgan "Ku dengannya kau dengan dirinya" terdengar sayup-sayup dari rumah sebelah. Seketika, lagunya memecahkan suasana yang hening menjadi mewek seketika karena mendengar tetangga sebelah bernyanyi sangat merduu dan menghayati lagunya Afgan.
Seketika saya terdiam sambil mewek, pas tetangga sebelah rumah menyanyikan lirik ini:
Mengapa Tuhan pertemukan..
Kita yang tak mungkin menyatu..
Aku yang tlah terikat janji..
Engkau pun begitu..(Ho ho ho)..
Mustahil ku hidup denganmu..
Satu hal yang harus kau tahu..
Ku mencintaimu..(Ha Ha Ha)..
Ku mencintaimu...
Hmm..aku terhanyut dalam kisah cinta yang tak terwujud (yahh..meskipun hanya lagu sih) tapi bikin hati tersentuh..sejenak pikiran travelling kalo abang tetangga menceritakan dirinya sendiri soalnya menghayati banget pas nyanyiin lirik itu. 🤣 ((maaf yahh abang tetangga sebelah)).
Makna lagu ini sangat dalam, mungkin bisa disimpulkan begini:
1. Pertemuan yang tak terduga, namun takdir tak mengizinkan kita bersatu. Meskipun berjanji pada yang lain, cinta ini tetap hadir di antara kita.
2. Kesadaran bahwa kita tak sejalan, namun cinta tetap mengalir di antara kita, meskipun tak bisa diungkapkan secara terang-terangan.
3. Menyadari bahwa hidup bersama tak mungkin, namun cinta yang terpendam tetap ada di dalam hati kita.
4. Meskipun takdir memisahkan kita, cinta tetap hadir di antara kita, mengikat hati meski tak bisa diwujudkan secara nyata.
Ini menunjukkan pertanyaan mengapa takdir atau kehendak Tuhan membuat kita bertemu? tetapi pada akhirnya kita tak bisa bersatu bahwa masing-masing dari kita sudah memiliki janji atau komitmen dengan orang lain, sehingga hubungan kita menjadi tidak mungkin. Sungguh, takdir cinta yang tak terwujud.
Lirik lagu yang menyentuh banget. Makan batagor sambil mewek dengar abang tetangga sebelah nyanyi. 🫣🤣
TAKALAR, Jumat 19 Juli 2024.














