Minimal Budget untuk bulan Mei
Jogja sekarang sudah banyak yang berubah. Sekarang cafe dan mall sudah ada dimana-mana, makan minumnya juga sudah mulai mahal-mahal. Aku punya saudara dari Jakarta yang terkaget-kaget bilang “Wah resto-resto mahal di Jakarta udah masuk Jogja, emang laku? Nggak kemahalan?” Yah sampai sekarang laku-laku aja, masih rame dan nggak ada tanda-tanda mau bangkrut.
Bisa dibilang aku adalah mahasiswa pas-pasan yang nyaris kere diantara teman-teman yang bisa nongkrong setiap hari. Bulan ini sepi gawean freelance dan bisa dibilang aku adalah pengangguran. Sejauh ini kegiatanku hanya menyusun skripsi yang salah-salah terus dan cari pemasukan tambahan. Kalau mau kerja nanti juga skripsi nggak kegarap, lalu aku hanya jadi donatur kampus sampai akhirnya aku DO, kan males ya. Berada dikondisi apa-apa serba mahal, aku nyoba eksperiman hidup hemat dan memanfaatkan semua yang ada disekitar. Aku sempet ngobrol sama salah satu mas-mas di Restoran Bumi Langit, ternyata ada barang-barang organik disekitar kita yang bisa menggantikan fungsi dari beberapa perlengkapan yang selama kita pakai. Terinsiprasi dari mas-mas Restoran Bumi Langit dan keadaanku ini, aku kepikiran untuk bikin project untuk menulis selama 31 hari dengan judul Minimal Budget untuk Bulan Mei.
Secara keseluruhan isi dari tulisan ini uraian dari hasil belanja harian aku, cara ngatur keuangan biar nggak kobol-kobol, makan hemat tapi sehat, hedon dan nongkrong tanpa ngutang, dan hal-hal yang nggak terduga lainnya.
Semoga tulisan ini berguna juga buat temen-temen yang krisis keuangan kayak aku ya.
Selasa 4 Mei 2017
Hari ini dimulai dengan beli bensin, makan siang malam dan sembako. Terus terang pagi tadi aku lupa sarapan jadi nggak keitung deh budget makan paginya. Fyi, budget makan ku agak kecampur sama salah satu saudaraku dan anakku yang berkaki empat. Semoga untuk itung-itungan makan bisa diurai dengan jelas ya!
Minimal Budget I : BENSIN
Bensin adalah salah satu hal esensi yang kadang-kadang secara nggak sadar bikin keuanganan jadi kobol-kobol. Dulu aku kalau beli bensin kadang eceran, kadang di pom bensin. Hari ini aku berniat untuk membiasakan diri beli bensin di pom bensin, lalu aku iseng mau membuat perbandingan antara beli bensin di pom dan eceran.
Pom Bensin
Harga 1 liter Pertalite : Rp 7.350, jadi kalau beli bensin Rp 20.000 = 2,7 liter
Bensin Eceran
Harga 1 liter Pertalite : Rp 8.500, jadi kalau beli bensin Rp 20.000 = 2,3 liter
Kalau dapet 2,7 liter bensin eceran, berarti harus nambah 0,4 liter. Kalau dirupiahkan 0,4 liter x Rp 8.500,00 jadi Rp 3.400
Mungkin ini terlihat remeh ya.. tapi ini kalau dilakukan berkali-kali bisa menghemat uang bulanan sih. Lumayan Rp 3.400 bisa jadi nasi angkringan plus gorengan sama air putih.
Minimal Budget II : MAKAN
Tadi siang aku beli nasi soto 2 porsi dan lauknya yaitu tempe perkedel 1 dan tempe 3 dan perkedel total Rp 24.000. Jadi masing-masing perorang Rp.12.000. Nah, aku punya sedikit trik licik yaitu kuah soto untuk 2 porsi aku tuang di panci. Ternyata satu panci itu penuh banget dan aku perkirakan ini cukup untuk malamnya. Memang ya, namanya udah niat ngirit, bener juga. Malamnya aku dan mbakku nggak perlu beli lauk lagi, cukup beli nasi Rp 3000,00 ditambah nasi dan lauk sisa tadi. Jadi total biaya 2 kali makan kami selama 1 hari adalah Rp 13.500,00/orang.
Ohya ingat, jangan pernah buang nasi atau makanan. Mau lagi hemat atau enggak, namanya buang-buang makanan itu juga nggak baik. Fyi, sebelum kamu berpikir untuk membuang makanan BACA http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/05/membuang-makanan-berdampak-pada-banyak-hal
Malamnya untuk anakku berkaki 4 , aku beli beras dan sayap ayam. Mungkin konyol, tapi harap maklum ya namanya sama anak kesayangan pasti pie carane kudu seneng dan makannya harus lahap. Aku memang nggak beli dog food, karena mahal. Sebagai jalan keluarnya, aku belikan dia nasi dan lauknya daging. Aku beli beras 1 kg seharga Rp 10.000 -belum tahu bisa bertahan berapa hari- dan sayap ¼ kg Rp 7.500 . Keliahatannya sih lebih murah di pasar. Besok deh kita bikin perbandingan beli ayam di pasar dan ayam di warung sembako.
Yak, beginilah catatan keuangan aku hari ini total Rp 64.500. Semoga dihari berikutnya nggak ada drama cheating atau apapun itu yang membuat uang jadi kobol-kobol ya. See ya!












