Bagaimana dengan berhenti bergaul dengannya? Berdosa kah memutuskan tali silaturahim? Tapi, bagaimana jika masih bergaul dengannya, lalu beralih bermuka dua pada akhirnya. Jadi, bagaimana?

seen from Singapore

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Bolivia
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Singapore
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from United Kingdom
seen from Vietnam
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from China

seen from Singapore

seen from United States
Bagaimana dengan berhenti bergaul dengannya? Berdosa kah memutuskan tali silaturahim? Tapi, bagaimana jika masih bergaul dengannya, lalu beralih bermuka dua pada akhirnya. Jadi, bagaimana?
yaaa aslinya muka banyak susah mau dipercaya juga
gak ngerti harus mandang dia sebagai apa, jujur takut banget. punya muka banyak. didepan a begini, didepan b begitu.
sempet terpengaruh sama omongannya, tapi gimana yaa selalu disadarkan saat udah disakitin.
emang ni orang toxic ternyata, salah banget gua milih dia masuk kehidup gua
Ilusi Kotor
Dia adalah teman musuhmu dahulu,
Yang memang kamu coba untuk membedakannya agar kebencian mu terhadap musuhmu tidak merasuki perasaanmu padanya.
Dia pun sama, mencoba seperti tetap tidak terjadi apa apa antara kamu dengannya.
Namun, ketika masanya hati mereka saling menjauh dan terbangun tembok antara mereka,
Dia mencoba mendekati mu,
Membangun sebuah jembatan agar hati kamu dan dia memiliki koneksi yang baik.
Sayangnya kami melihat perakitannya membawa luka bagimu dikemudian hari,
Karena jembatan itu dibangun dengan puwing puwing kapak yang kamu dan musuhmu gunakan untuk menghancurkan koneksi antara kamu dengan musuhmu.
Kecurigaan ini kami harap hanya ilusi belaka, dan berharap hubunganmu dengannya adalah nyata dengan kebaikan.
by : Nara_Dina
#mukadua
Letter: si muka dua
Untukmu, Maaf akan julukannya. Bukan bermaksud negatif, biar ku jelaskan terlebih dulu. Kamu, iya, kamu yang senantiasa menyembunyikan masalahmu. Terima kasih karena selalu tersenyum, tertawa, dan memberikan semangat. Rasanya seperti seseorang yang tak punya beban. Padahal tidak, kamu mungkin saja hanya menyembunyikannya dengan terlalu rapat. Membuat aku bahkan tidak pernah tau masalahmu sampai tanpa sengaja aku mendengarnya dari orang lain. Bebanmu tidak mudah, perjuanganmu pun mungkin tidak segampang yang kupikirkan sebelumnya. Sikap-sikap yang kau tampilkan barangkali bukan karena tak alasan. Terima kasih karena tidak menyerah. Untukmu si penebar semangat, Aku hanya bisa melihatmu dari jauh, menerka-nerka bagaimana perasaanmu itu dan bagaimana kamu melewatinya. Berusaha untuk tetap siaga jika dibutuhkan karena aku tau kamu bukanlah tipe yang senang ditolong begitu saja. Kamu selalu keras kepala akan hal itu. Untukmu si penyembunyi, Terima kasih untuk setiap pelajarannya. Aku benar-benar banyak belajar darimu. Jangan pernah menyerah karena para pelangi itu sedang menantimu. Kamu, iya, kamu. Semoga doaku senantiasa sampai padamu. Tertanda, Si gadis pengamat.
Agar Tidak Tergigit Dua Kali dari Ular Yang Sama..
Naudzubillah... 😔 . . . #hypocrite #hypocrisy #twofaced #mukadua #munafik #kemunafikan Repost @ummu.khalidalfarisi
KETIADAAN SAYA SANGAT MEMBUAT MEREKA BAHAGIA.
jadi saya harus bagaimana?
say goodbye saja kok repot (?)