ISTRIKU JADILAH YANG TERBAIK #istri #shalihah #mukminah is.gd/GPDte is.gd/GPDig is.gd/GPDtwit BBM : C022851F7 www.galeriposterdakwah.com
seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Russia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Mexico
seen from South Korea
seen from China
seen from Lebanon

seen from Lithuania
seen from China

seen from Mexico

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Malaysia
ISTRIKU JADILAH YANG TERBAIK #istri #shalihah #mukminah is.gd/GPDte is.gd/GPDig is.gd/GPDtwit BBM : C022851F7 www.galeriposterdakwah.com
B-e-r-p-r-o-s-e-s
"Hijab adalah ibadah yang luhur. Ia tidak terhina lantaran pendapat, orientasi, dan kemauan manusia. Karena, yang mensyariatkannya adalah Dzat Yang Maha Pencipta lagi Maha Bijaksana. Dalam menempuh jalan keridhaan Allah serta mengharap rahmat dan keberuntungan dengan surga-Nya, lemparkanlah segala bisikan setan yang berwujud manusia dan jin jauh-jauh serta gigitlah syariat-syariat dengan gigi geraham. Teladanilah para Ummahatul Mukminin dan para shahabiah yang berilmu dan mujahidah."
Diketik ulang dari buku “Alhamdulillah, Putriku Berjilbab”
karya Dr. Amani Zakariya Ar-Ramadi
Sumber: www.muslimafiyah.com
Saya pribadi pernah mendengar analogi yang sangat indah dan mengena (bagi saya) yang disampaikan oleh seorang ustadz dalam kajiannya.
"Mungkin selama ini wanita sering diidentikkan dengan bunga. Mengapa harus bunga? Apakah karena bunga itu indah?
Sejujurnya, saya kurang setuju apabila wanita digambarkan dengan bunga karena bunga walaupun indah namun keindahannya dapat dinikmati oleh sembarang orang.
Saya lebih setuju apabila wanita digambarkan dengan mutiara. Mengapa mutiara?
Karena mutiara itu sangat indah dan bernilai harganya. Ia tersimpan rapi di balik kerang yang melindunginya. Ia tersimpan di dasar lautan. Semua orang mendambakannya namun tidak sembarang orang dapat meraihnya. Hanya orang yang gigih dan mau berjuang menyelam ke dasar lautan lah yang bisa memilikinya.
Begitu juga wanita, ia adalah sosok yang indah ciptaan Allah subhaanahu wa ta'ala. Apalagi wanita muslimah, ia terjaga dari setiap pandangan laki-laki yang mengincarnya. Hijab syar'i lah salah satu perisai untuk melindunginya. Selain itu tentunya 'ghodul bashar' alias menundukkan pandangan adalah media lain yang diperlukan seorang wanita muslimah untuk menjaga izzahnya."
Semoga bermanfaat. Hatur nuhun.
*picture isn’t mine
#RepostSave @alizakim with @repostsaveapp ・・・ Forwarded from a whatsapp group (I did not write this). *🌸 ﺻﺒﺮ* *I’ve always wondered what SABR is* I was never given a proper definition so my concept of it was somewhat distorted; All I understood was that you wait until it’s over. But now, if I were to put it into words, this is what I’ve gathered so far: *SÂBR* is suppressing that angry voice in your head, the one that wants to yell at people for being inconsiderate to your struggle. *SÂBR* is swallowing this voice, overcoming it and learning to channel it towards a heartfelt du'a instead. *SÂBR* is forgiving someone when they dismiss your feelings. *SÂBR* is meeting those who deserted you, with a smile on your lips, even though your tears are one step away from exposing you. *SÂBR* is staying silent because you’ve already stated your point too many times before. *SÂBR* is conforming to someone’s demand because of their right over you. *SÂBR* is fulfilling the rights of others even when they transgress against yours. *SÂBR* is crying about your heartache in front of Allah and no one else. *SÂBR* is believing wholeheartedly that Allah has beautiful things in store for you. *SÂBR* is crawling forward even when you want to stop. *SÂBR* is an active state of being, it is not a theory to simply be discussed and forgotten. *And it is worth it.* Every single second of it is so worth it because *_Allah loves the patient ones._* *_And it’s worth going through the worst of the worst if it means that it will gain you Allah’s love._* #Allah #sabr #patience #Islam #muslim #muslimah #mukmin #mukminah
🍃🌸 ORANG YANG LEBIH GEMBIRA DAN LEBIH BUTUH TERHADAP PAHALA SEDEKAH
✏Ustadz Musyaffa Ad Dariny, MA حفظه الله تعالى Seandainya ‘orang yang bersedekah’ sadar bahwa sedekahnya itu SAMPAI di tangan Allah sebelum sampai ke tangan si miskin, tentunya orang yang memberi akan lebih GEMBIRA dengan pemberiannya daripada orang yang mengambil pemberian. Seandainya ‘orang yang memberi’ tahu bahwa dia itu BUTUH terhadap pahala sedekahnya melebihi kebutuhan si miskin terhadap sedekahnya, tentunya tangannya menjadi lebih RINGAN dalam memberi daripada tangan si miskin dalam menerima pemberiannya. Seandainya ‘orang yang memberi’ tahu bahwa MANFAAT sedekahnya untuk dirinya jauh lebih besar daripada manfaat sedekah itu untuk si miskin, tentunya dia ingin MEMPERBANYAK sedekahnya melebihi keinginan si miskin untuk mendapatkan pemberian yang banyak. Mari bantu orang yang membutuhkan di sekitar kita… Kita selalu semangat dalam mencari harta dan berpikir bahwa langit tidak akan menurunkan hujan emas… maka harusnya kita juga semangat dan berpikir demikian dalam masalah pahala, bahkan harusnya lebih semangat lagi, wallohul musta’an… http://bbg-alilmu.com/archives/10233 ---🍃🌸🍃---
Bersabar Sejak Awal Musibah (Ust Rizal Yuliar, Lc) Ini adalah hal yang sering kali luput atau bahkan dilalaikan sebagian orang yang menghadapi musibah. Padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِنَّمَا الصَّبْرُ عِنْدَ الصَّدْمَةِ اْلأُوْلَى "Sesungguhnya kesabaran adalah pada saat awal kejadian (musibah)" [HR. Bukhari: 1283, 1302, Muslim: 926] Yakni apabila bersikap tegar dan tabah pada saat hati terguncang akibat suatu musibah maka itulah sabar yang sempurna yang akan mendatangkan pahala. Al-Khaththabi rahimahullah berkata: "Sesungguhnya sabar yang terpuji adalah ketika musibah baru saja terjadi, adapun setelah itu beberapa hari maka dia akan lupa kemudian merelakan kepergiannya" [Fathul Bari 3/179, Tuhfatul Ahwadzi 4/62] Imam Nawawi rahimahullah berkata: "Sungguh makna hadits tersebut adalah kesabaran yang sempurna dan akan mendatangkan pahala yang agung, karena ujian kesulitan yang berat di dalamnya…" [Syarah Muslim 6/481] Dan jika ia berjuang untuk dapat bersabar maka Allah Azza wa Jalla akan memberikan kemudahan baginya untuk tegar dan bersabar. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa berusaha untuk bersabar maka Allah Azza wa Jalla akan membuatnya bersabar, tidaklah seseorang diberikan kebaikan yang menyeluruh dan lebih luas dari kesabaran" [HR Bukhari: 1469, Muslim: 1054] Tentang definisi kesabaran Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: "Sabar adalah menahan diri dari sikap kesal dan marah, menahan lisan dari keluh kesah serta menahan anggota badan dari melakukan kekacauan atau kebodohan".[Madarijus salikin, Ibnul Qayyim 2:129] ~SahabatIlmu #islam #iman #mukmin #mukminah #mulia #manhajsalaf #shabr #sabar
Lapis-Lapis Keberkahan
Ialah lapis-lapis keberkahan. Mungkin bukan nikmat atau musibahnya, tapi syukur dan sabarnya. Bukan kaya atau miskinnya, tapi shadaqah dan doanya. Bukan sakit atau sehatnya, tapi dzikir dan tafakkurnya. Bukan sedikit atau banyaknya, tapi ridho dan qana'ahnya. Bukan tinggi atau rendahnya, tapi tazkiyah dan tawadhu'nya. Bukan kuat atau lemahnya, tapi adab dan akhlaqnya. Bukan sempit atau lapangnya, tapi zuhud dan wara' nya. Bukan sukar atau mudahnya, tapi amal dan jihadnya. Bukan berat atau ringannya, tapi ikhlas dan tawakkalnya. Ialah lapis-lapis keberkahan. -Salim A. Fillah- .
Wanita
Ust. DR. Syafiq Riza Basalamah, حفظه الله تعالى Akhiiii… Wanita dicipta dari tulang rusuk. Ia tidak dicipta dari tulang kaki agar kau tidak menjadikannya alas kaki, menghina dan mencacinya… Ia tidak dicipta dari tulang tangan agar kau tahu bahwa dia bukan alat untuk melaksanakan segala keinginanmu dan menuruti semua nafsumu… Ia tidak diciptakan dari tulang kepala agar ia tidak sombong dan merasa selalu di atas… Namun ia dicipta dari tulang rusuk agar ia selalu ada di sampingmu selalu ada dalam suka dukamu menemani… Ia berada di bawah lenganmu agar engkau selalu menjaga dan melindunginya… Pada sejatinya tanganmu bukanlah untuk memukul rusukmu sendiri… Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: اسْتَوْصُوْا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا، فَإِنَّ الْمَرْأََةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ …ِ “ Berwasiatlah kalian dengan kebaikan kepada para wanita(para istri), karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk….” (HR. Bukhari dan Muslim).
Kemuliaan seorang wanita tidak dilihat dari ‘dengan siapa ia menikah’
wah, si fulanah nikah sama lulusan madinah masya Allah si fulanah nikah sama lulusan lipia wooow, si fulanah nikah sama lulusan yaman subhanallah, si fulanah nikah sama hafizh yang mengajar di pondok
Kemuliaan seorang wanita tidak dilihat dari ‘dengan siapa ia menikah’
Kalaulah kemuliaan wanita dilihat dari siapa suaminya, lantas bagaimana dengan Maryam dan Asiyah?
Bagaimana pula dengan istri Nabi Nuh dan Nabi Luth?
Saudariku, kemuliaan wanita bukanlah dilihat dari siapa pendampingnya, namun dari ketakwaannya pada Allahu Ta’ala
Syukuri yang ada, teruslah berusaha memperbaiki diri..
Sumber http:// muslimah.or.id