“Howz your daily involvement with the speed at workplace?” can you enlighten us?
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Côte d’Ivoire
seen from France
seen from United States
seen from Israel
seen from Switzerland
seen from United States

seen from United States
“Howz your daily involvement with the speed at workplace?” can you enlighten us?
#MyTeamLeader ... #MyOfficeMate ... #MyGuideLine ... #MyWorkSupport ... #MyHighsLows ... (at The Vertical Office Suites at Bangsar South)
HRD Team, ijo lumut, imut atau sok imut? 😄 #myoffice #myofficemate #HRDTeam #bakrietower Follow my IG @dedymurman 😜 (at Bakrie Tower)
aktiviti riadah tangga with #myofficemate #vapeon #cloupor #mini #smokey #fcukin #flava #from #mynose #itawesome #u #shouldtryitsometime #sizedoesntmatter #weshouldhappy on #workingdays
Alamaaak. Eike Jadi Mak Comblang. #alay
Jadi gini ceritanya. Tunggu bentaran dikit ya... *minum 3 teguk air putih* *ngemil keripik telur ikan balado satu plastik* *tidur 2 jam* *solat dhuhur*
Itu...saya punya temen. Sebut saja namanya A. Dia seorang lelaki 26 tahun, dengan tinggi sedang, kulit coklat gelap dan berkacamata, asli Jombang, mungkin masih sodaraan sama Rian Jombang.
Dia mengutarakan kepada saya mengenai (ngga kok. dia ngga nembak saya) keinginannya untuk menjalin hubungan serius dengan siapa saja yang mau serius dengannya. Lalu saya menyebutkan satu nama.
Me: Gimana kalo sama si B aja. Dia cewek baik-baik. Lagi cari calon suami juga, pengen serius. *sok sok ngemakcomblangin gitu deh*
A: Ya kalo, si B menunjukkan respon positif sih, aku mau-mau aja dan siap serius. Lagian di keluargaku ga mengenal istilah pacaran.
Me: Hmmmmm. Tapi kan kamu perokok. Kayaknya si B ga suka cowok perokok deh.
A: Ya aku sih siap berhenti merokok kalo si B berminat sama aku. Coba dong tanyain ke dia dulu mengenai keseriusan aku ini. Kalo dia ga nunjukin respon positif ya udah aku segera beralih ke yang lain
Me: *tetiba merasa memikul beban 1000 kilogram* *jadi mak comblang geettuuu, OMG*
Me: Hmmm. Oke. Nanti tunggu waktu yang pas ya buat aku ngomong ke dia. *agak PHP*
Dan malam pun tiba. Saya duduk terpengkur di dalam kamar Afghan, memikirkan apa yang harus saya lakukan untuk menjadi mak comblang yang baik dan sukses. ((((SUKSES)))) Mengingat debut saya sebagai makcomblang cukup EXCELENT dengan 0 pengalaman. :(
Cara ngomongnya gimana ya biar smooth dan ga terlalu to the point nawarin temen. Hmmm. Kapan ya waktu yang enak buat ngomong. Mengingat saya dan si B kebetulan satu kosan tapi beda kamar.
Awalnya saya berencana malam itu juga ingin menyambangi kamarnya...tapi jarum jam dinding (jam hp sih lebih tepatnya) sudah menunjukkan pukul 21.12. Saya pun mengurungkan niat (agak hoream juga) dan memikirkan alasan jika besok si A menanyakan hasilnya kepada saya. Namun.....no idea. Ywdc. Mari kita tidur.
Keesokan paginya....
Saya belum juga menemukan cara dan waktu yang tepat untuk mengeksekusinya. Sampai pagi itu....aku melihat si B lagi duduk di bangku abis absen hand key, lagi nungguin bel masuk berdering.
Me: Eh B, ada yang mau aku omongin ke kamu nih, 4 mata aja tapi (faktanya sih 6 mata, karena aku pake kacamata. ya trus?)
*trus kami diciyeeeeein gitu deh ama temen-temen yg lain, dikata orang mau nembak gitu :D. ya keleeus)
B: Apaan Os? *sambil beranjak berdiri dan mengikuti saya*
Me: Itu... *sambil jalan bareng menuju ruangan* *bla bla bla bla bla* *some text confidential*
B: Haaahhh seriusannnn?!?! *sambil nahan ketawa* *bla bla bla bla bla bla* *some text confidential* Ya udah, aku pikir-pikir dulu ya...
Akhirnya aku pun meninggalkan B yang diliputi galau tiada tara...
BERSAMBUNG...
*tapi kayaknya saya males untuk ngelanjutin ceritanya. kepanjangan. ga ada yang nyimak pula* *bilang aja MALESSSS OSSS* :D ;D :D
#realstory
Apaa? Pepes?!?
(Rabu, 16-04-2014, pukul 11.22, toilet kantor)
Ada temen kantor (udah ibu-ibu, agak centil) bawa anak perempuannya ke kantor. Usia anaknya sih kurang lebih 3 tahun.
Kebetulan, kami bertiga sedang berada di toliet.
Toilet wanita pastinya. :D
Di toilet itu ada 2 kamar mandi.
Berikut petikan percakapan antara saya (me), anak perempuan kecil (little girl), dan teman saya (her mom).
Me: *keluar kamar mandi* *abis pipis*
Little Girl: Baaaaaa. *ceritanya ngagetin saya* *sambil senyum-senyum dengan muka polos*
Me: *pura-pura kaget* Eh sayaaang. Ketemuuu lagiiii :) *sambil pegang-pegang tangannya*
Little Girl: Tante tante....aku mau buka pepessss. *masih dengan muka polosnya*
Me: *berpikir keras* *ngapain ni anak buka pepes di toilet* Wahh, kamu mau makan siang ya sayang??? *pasang muka ibu peri* *sambil mencari-cari buntelan daun pisang ijo (pepes) yang katanya akan dia buka*
Little Girl: Buka pepesss tante. Buka pepesss. *muka ngotot*
Kemudian ibunya muncul dari pintu kamar mandi sebelah.
Her mom: Bukaa pampers tante, maksudnya. *tertawa centil*
Me: Ohhhhh. Buka pampers thoooo. :D *ikutan ketawa dengan nada dasar Do=A*
Little girl: *berlarian di dalam toilet tanpa rasa berdosa*
Me: *nontonin emak-emak ngegantiin pampers anaknya* *poker face*
-
-
FIN.