Lawatan ke Pusat Kraftangan Negara

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Russia

seen from Australia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Türkiye
seen from United Kingdom

seen from Türkiye

seen from Australia
seen from Argentina
seen from Australia

seen from Germany
seen from Philippines

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Vietnam

seen from United States
Lawatan ke Pusat Kraftangan Negara
Busy day in DBKL Tower 3
Mesyuarat Jawatankuasa CATS DBKL
Datuk Afdlin Shauki dan saya berada di mesyuarat jawatankuasa yang kami anggotai bersama. Terima kasih kepada Sdr Naquib Pengarah Jabatan CATS atas kerjasama yang baik dari pihak jabatan.Kami meneliti beberapa isu, salah satu adalah persediaan DBKL dalam menangani ketibaan delegasi untuk ASEAN Summit dan Tahun Melawat Malaysia 2026.Disamping itu, kami juga mula merancang kalendar tahunan…
Naiktaraf Fasiliti Sukan Tenis DBKL
Leow merupakan seorang penduduk Wangsa Maju dan seorang pemain tenis amatur. Saya mendapat maklumbalas daripadanya bahawa fasiliti gelanggang tenis DBKL yang kurang menepati piawaian antarabangsa. Oleh itu, saya selitkan satu sesi bersama Tn Naquib Hamdan, pengarah Sukan Dewan Bandaraya Kuala Lumpur untuk membincangkan idea naiktaraf fasiliti yang sedia ada. Untuk Kementerian Belia dan Sukan,…
Eero Saarinen - MIT Chapel (por naquib)
ohmygod what an amazing trip this is and has been. i so don't wanna leave tomorrow at all.
these are the best people ever, and i'm so afraid we're not going to be close when we get back /: especially with one guy :3. but i guess, what happens in thailand, stays in thailand.
having more girls than guys on a trip is the funnest thing ever.
Rain, Why You No Last?
Diambil dari serpihan twitter @missciccone gue langsung menangis terbata. Lebay sih bahasanya, cuma gue bingung ngejelasinnya...
Akhir-akhir ini sering banget kayak gitu, nggak ada angin nggak ada badai, mendadak sediiih banget. Nggak cuma sedih, bete, marah, jengkel, semuanya. Umpamanya kalo cewek ya kayak lagi PMS tapi masa PMS tiap hari?! Ini kan pasti ada yang nggak bener. Ada pemicunya.
Tapi sampe sekarang gue aja nggak nemu apa pemicunya :(
Awalnya cuma tidur-tiduran di kamar, sehabis belajar buat UTS besok. Lampu mati, lagi denger lagu yang di shuffle. Terus mendadak ke shuffle lagu nya Yiruma - Do You. Coba deh download dan dengerin. Emang cuma instrumental, tapi karena itu gue jadi nangis.
Nadanya bener-bener sedih, entah waktu bikin ini si Yiruma mikir apaan. Sedih beneran, sampe gue langsung nangis.
Awalnya gue pikir ini karena si A (remember my post A's?) Kenapa dia? Ya gue dapet kabar kalo dia lagi deket sama temen gue. Bukan masalah berarti sih, toh gue juga cuma suka-sukaan aja. Yang bikin gue sedih mungkin karena selama ini gue terlalu percaya sama omongan orang-orang, dan itu menyedihkan banget karena walaupun gue tau itu nggak bener, gue berusaha percaya. Kayak ngeyakinin diri sendiri terus menerus tapi sambil menghiraukan kenyataan yang ada.
Padahal baru kemaren gue nasehatin temen gue yang putus dari pacarnya. Dia sayaaang banget sama pacarnya ini, tapi sayangnya dia salah sayang sama orang. Pacarnya mutusin dia, dan dia masih tetep pengen balikan. Berkali-kali dia bilang, "Ah, dia masih sayang sama gue kok shab." Gue sampe geleng-geleng.
Gue ingetin, "Jangan sampe lo ngerasa sakitnya di akhir. Mending lo terima aja kenyataan yang ada daripada lo terus-terusan ngeyakinin hal yang lo sendiri tau itu nggak bener! Karena pas udah sadar nanti, lo bakal lebih sakit daripada sadar sekarang."
Coba, bisa-bisanya gue bilang gitu ke orang lain padahal gue nya sendiri nggak bisa. Gue bingung dan yang pasti ngerasa sedih banget.
Alhamdulillah, ada Naquib. Gue cuma iseng sms dia, kebetulan ada temen gue yang nanya nomer tapi gue gatau itu nomer siapa, gue sms Naquib aja.
Gue pikir dia nggak ada pulsa, soalnya kemaren Sabtu dia bilang nggak bisa bales sms gue yang semalem (malem Jumat maksudnya) karena nggak ada pulsa. Eh tapi nggak lama kemudian di bales, dan jadilah gue smsan sama dia sambil nangis-nangis kayak orang bener.
Gue nggak tahu awalnya gimana, yang pasti gue ngakak baca sms-sms dari Naquib. Bener-bener deh dia itu, bisa banget bikin gue ketawa, dalam kondisi apapun. Orang kayak dia itu baiknya subhanallah.
Bayangin aja, seandainya dunia itu adalah sitkom Glee, berarti gue itu satu dari sekian anak-anak di New Directions, anak-anak underdog--istilahnya si Ryan Murphy yang bikin Glee ya--yang berarti anak-anak yang sama sekali nggak dilirik, nggak populer, dan bener-bener nggak dianggep. Nothing.
Gue sendiri yang nempel label underdog itu ke punggung gue, ya karena memang begitulah gue. Tapi gue selalu pengen jadi orang kayak Naquib, yang baik sama siapa aja, yang lucu, yang pinter, yang bisa nyambung sama semua manusia dari berbagai kalangan. Demi apapun yang nanti jadi pacarnya Naquib beruntungnya setengah mati.
Gue pribadi nganggep Naquib cuma kayak kakak aja, seseorang yang bisa ngemong, berhubung gue nggak punya kakak juga di rumah (hiks).
Akhirnya ya gue cerita juga ke Naquib, selama smsan sama dia gue nangis. Dia cuma bilang, "Woles aja sob, jangan mikirin dia mulu ya, cieee." Padahal mah gue nggak mikirin apa-apa, hahaha.
Thanks berat ya Naquib, tapi walaupun ada lo juga, gue nggak yakin bakal berhenti nangis. Cuma sesaat, iya mungkin. Tapi kalo nggak ada lo bakal panjang urusannya.
Yang terakhir, hujan.. kenapa lo nggak berhenti? Bukan cuma di luar rumah gue, kenapa lo nggak pernah berhenti turun, walaupun itu di dalem hati gue?
Kenapa lo nggak pernah berhenti, barang sedetik aja, dan ngasih liat walau cuma secercah, sinar matahari di pikiran gue?