NiceHomeWork #6
“ Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal ”
Mengapa kita harus belajar menjadi manajer keluarga yang handal ? Bukankah selama ini saya sudah menjadi manajer untuk keluarga saya, karena segala urusan dan keperluan keluarga sayalah yang mengaturnya sampai hal sekecil apapun. Pertanyaan ini yang saya pikirkan sewaktu saya sekilas membaca judul NHW#6.
Ya memang selama ini saya sudah menjadi manajer untuk keluarga, tapi seorang manajer yang sama sekali kurang bahkan tidak handal. Karena saya tidak pernah membuat jadwal yang pakem, semua hanya tertulis dalam angan-angan pikiran dan coretan di buku yang kadang hanya 10% saja saya patuhi. Sisanya saya hanya berjalan mengikuti alur yang ada. Dan hasilnya saya tidak mendapatkan apa-apa, selain waktu yang terbuang sia-sia dan berlalu begitu saja.
Seperti yang dituliskan dalam NHW#6, bahwa kita perlu belajar menjadi manajer keluarga yang handal karena hal ini akan mempermudah kita untuk menemukan peran hidup dan semoga bisa mempermudah kita dalam mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.
Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu rutinitas. Sebagai ibu rumah tangga yang setiap harinya selalu disibukkan dengan rutinitas pekerjaan rumah yang seolah tidak ada habisnya, sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri. Untuk mengatasi agar tidak terjebak dalam rutinitas, kita perlu membuat ‘kandang waktu’, serta memilah mana aktivitas yang penting dan tidak penting.
Berikut tahapan-tahapan yang perlu diikuti :
1. Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting dan 3 aktivitas yang paling tidak penting.
🌸 3 Aktivitas paling penting :
- Mendidik dan mengasuh anak serta melayani suami.
- Menambah ilmu tentang parenting, agama dan manajemen keluarga.
- Mengasah kreatifitas dan menambah kemampuan dalam berwirausaha.
3 Aktivitas yang paling tidak penting :
- Bermain game dan menonton film.
- Membaca artikel tidak penting di media sosial baik di fb maupun instagram.
- Mengobrol dan nongkrong tidak jelas dengan teman-teman maupun tetangga.
2. Waktu saya selama ini habis untuk kegiatan yang mana?
>> waktu saya selama ini lebih banyak tersita untuk aktivitas yang paling tidak penting.
3. Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup kita, tengok NHW sebelumnya agar selaras.
4. Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan 'kandang waktu’ dan patuhi cut of time. Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian kita.
Selanjutnya setelah tahapan di atas selesai, saya akan membuat jadwal harian yang paling bisa saya patuhi :
Jadwal Harian Senin - Jumat
Jadwal Sabtu dan Minggu
* Tidak ada jadwal dan kegiatan yang pasti selama family time, hanya apabila ada waktu luang (ex : anak-anak tidur) bisa digunakan untuk menambah ilmu atau mengerjakan orderan.
🌀 Cut Off time : ketika anak rewel atau minta ASI.
Bismillah semoga saya bisa selalu istiqomah dan diberi kemudahan dalam menjalankan jadwal yang sudah saya buat tersebut.
Semangat Berubah ke arah yang lebih baik 💪💪💪💪









