Menjalani hubungan tanpa menjadikannya beban pikiran nyatanya tak begitu saja mudah dilakukan.
Kala diri sudah bahagia menjalani dengan tenang dan damai, selalu saja ada sekilas berita yang membuat hati kembali tidak tenang; lagi-lagi hadir ketakutan akan kehilangan.
Memang, puncak mencintai dan menyayangi yang sebenar-benarnya adalah dengan tulus tanpa mengharap kembali; pun dapat diartikan asal ia bahagia dipenuhi kasih sayang, bersama kita ataupun tidak. Namun nyatanya, teori ini tidak mudah untuk dipraktekkan.
Di dalam dasar jiwa mengatakan percaya, namun lagi-lagi ketakutan pada pengkhianatan mudah begitu saja menyelinap.
Ternyata, avatar yang mampu mengendalikan 4 elemen saja tidak cukup. Karena akan lebih sulit untuk mengendalikan pikiran dan hati. Dalam keadaan pikiran dan hati yang tidak baik-baik saja, maka akan menjadikan banyak aspek kehidupan berantakan begitu saja.
Bandung, 27 Agustus 2019











