God has secret about us that maybe we wouldn't know about the meanings today, but tomorrow will.
Laporan magang dan TA telah menanti~ HOBINGETIK
seen from Russia
seen from Azerbaijan
seen from China
seen from Bosnia & Herzegovina

seen from Canada
seen from United States

seen from United States

seen from Canada

seen from United States
seen from Yemen

seen from T1
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from China
seen from United States
seen from China

seen from Singapore
seen from Germany
God has secret about us that maybe we wouldn't know about the meanings today, but tomorrow will.
Laporan magang dan TA telah menanti~ HOBINGETIK
Sesungguhnya kita tidak dapat mencintai dua orang sekaligus. Sama dengan kita yang tak dapat fokus pada dua hal secara bersamaan
Norma, yang lagi laper akut ditengah kuliah dongeng
Bukan karena aku yang selalu menguatkanmu, lalu dengan seenaknya kau melemahkan posisiku. Bukan karena aku yang mampu bijaksana dan berpikir dewasa dibanding dia, lalu dengan semena itu aku selalu dipaksa mengalah
Mencintaimu sebuah keajaiban, katamu. Lalu mengapa masih kau suruh aku bertahan dalam cinta yang sakit ini? Dimana hati dan otakmu? Sebenarnya kau ini GILA atau SAKIT?
-Norma Fatimah Naqiba-
Sekarang atau nanti, jika sama-sama berakhir di perpisahan, dan aku juga yang harus rela melepas dan kehilangan, mengapa tidak kau perbolehkanku pergi sekarang saja? Sebelum rinduku semakin merajuk dan sayangku semakin menusuk.
Karena bukan cinta dan sayang namanya, jika canda tawa lebih sedikit dibanding air mata -HOBINGETIK-
Saya Berterimakasih Kepada...
Sebuah temu yang tanpa rencana, tanpa mimpi, tanpa banyak prediksi. Skenario semesta menggiringku pada episode aku bertemu dengan identitasku dulu, yang mungkin sebagian aku lupa menyeluruhkannya pada diriku. Yang lama aku lupakan, tentang kedamaian. Perjalanan menyampaikanku pada chapter dimana akal sehat diuji dan tak tahu diri minta diganti. Dikira ini jual beli besi? Pikir yang membelit tanpa memberiku ijin pamit, halang yang tumpang tindih tak temukan jalan, patah arang yang mengutus sumpah serapahku keluar tanpa tahu itu sangat disayangkan. Aku pada titik terendahku, pada segala keputusasaan, pada ketidaktahuan, seluruhnya aku khatam. Pertemuan ini, pertemuan tanpa prediksi ini, pertemuan yang harus kubalas dengan segenap diriku untuk tak sekedar bersungguh-sungguh, tapi juga menyerahkan segala hidupku untuk keluarga terkasih. Aku, diberi ijin untuk bertegur sapa dengan damai yang bernama kembali pulang kepada Tuhan. Bukan aku tak berkeyakinan sebelum-sebelumnya. Namun melalui pertemuan ini, aku ditegur untuk berhenti beribadah karena ada yang dimau. Kecintaanmu seberapa besarnya ndrak? Untuk Sang Pemberi Hidup yang tak pernah menagihkan padamu billing oksigen yang 27th kamu hirup. Berhentilah untuk mendikte Tuhan dengan meminta segala hidupmu sempurna, sempurna dari sudut pandangmu di level manusia ndrak. Pertemuan ini, mengharuskanku berucap terima dan kasih atas pertemuan yang awalnya memberi kesan kau adalah anak remaja merajai kebaperan, namun didalamnya berotak beberapa milenium kedepan. Terimakasih @hobingetik, kau diangkat sebagai Maha Guruku sekarang!