Thanks God, I Kissed The Beautiful Dewi Anjani and She Hurt my Leg
ini bukan soal KEKUATAN, ini adalah MENTAL, catatan ini tersimpan lebih dari 3 tahun masuk antrian post namun terabaikan, sayang sekali rasanya kalo dibiarkan diam begitu saja, sambil memgingat masa lalu dan menyampah diberandaku
aku masih tidak meyakini ajakan rekanku sekaligus saudaraku,,, Ipay (pria gondrong gendut itu)… pagi itu aku benar benar tidak puasa dan habis kedinginan berenang di air terjun Madakaripura bersama salah seorang yang yang sangat kuat dan punya naluri petualang kuat dari Singapore,,, shes a friend now..
mas Ipay menanyaiku betapa dia sangat ingin mendaki Rinjani bersama tahun ini, dan ini akan jadi pengalaman berharga ujarnya, maka dengan sedikit keraguan aku menoleh ke dalam dompet yang semakin menghawatirkan nasibnya,,,, hari itu aku memutuskan kalimat YES yang mendebarkan,,, aku tidakpernah mendaki gunung lagi sejak tahun 2005 sejak gunung ciremai, terakhir yang aku jamah,,,,, setelah itu aku sibuk menaksir dan mengililing globe dunia dan melihat keajaiban isinya tapi tidak pernah berpikir akan naik lagi setinggi pesawat terbang, ajakan itu ternyata berasal dari mas ku yang tinggal di bali (sebenarnya dia guru bahasa inggrisku waktu SMP) heheh,mas Andhika namanya,,,, masih sangat stylish sesuai dengan posisinya yang cukup menjanjikan di Indonesia dan sangat jarang yaitu seorang ahli wine dan tukang cicipi wine (sommelier). kami adalah tiga orang yang tidak berbakat dalam urusan jalan kaki tingkat tinggi meski kami adalah para kaum backpacker lusuh di masa lalu, kami memang terbiasa membawa carrier dan botol minuman di punggung tapi tidak ke puncak gunung, kita sudah cerai dengan gunung sejak 8 tahun lalu, dan hari ini kami akan rujuk dan baikan,,,,, lebaran itu aku sudah berencana dan sudah sering melakukan jogging ringan di dalam rumah, mulai dari angkat angkat botol minuman yang jenis gallon,,, keren juga aku yah… setiap pagi mas ipay dan mas andika menelponku mengingatkan aku untuk selalu jogging ringan biar ngga kaget,,,,,
photo ini,,,, aku, mas ipay dan mas andhika
satu minggu yang akan datang aku akan ada di trek berat dan indah gunung rinjani, aku masih duduk depan komputer dan membuat posting iklan2 bersama teman di kantor oh maaf tepatnya basecamp kelilingnusantara.com yah ini adalah mata pencaharianku sejak memutuskan jadi gembel 2 tahun lalu, bukan pekerjaan mudah untuk menyemangati diri dan terus menjaga semangat latihan untuk persiapan daki gunung, karena aku memang pemalas untuk melakukan latihan fisik, tapi demi acara rujuk ini aku relas, teman pada heran dengan kegiatanku, sedang mas ipay sudah terbiasa jogging di GBK, dan mas andhika sudah terbiasa naik tangga hotel tanpa memakai lift, tapi menggunakan stair case, sungguh keren mereka, aku hanya bergerak dalam kamar seluas 3x4 meter, sambil bawa galon air. aku sering langganan lihat youtube dan melatih diriku, sesuai dengan petunjuk para professional youtube. hehehehe mereka benar benar membantuku melewati masa hiking nantinya.
tanggal 6 agustus sepatu butut sudah di jahit, tas buluk sudah ready beserta perangkat daki gunung lainnya sudah ready, aku memutuskan untuk naik bis kota setelah menimbang-nimbang cukup lama antara pesawat dan berlama di perjalanan, akhirnya akas banyuwangi menjawab keraguanku, dengan bangga aku naik akaz dan mendarat di banyuwangi ketapang, jam 2000, aku sudah terbiasa dengan suasana pelabuhan ini sejak sering mondar mandir di bali,,,, dan sudah terbiasa tidur di terminal gilimanuk yang indah itu adalah hotelku,,, beberapa tahun lalu,,, hahaha super gembel. jam 2 malam cabut ke denpasar bersama beberapa rekan yang berencana ke Rinjani juga dan satu rekan dari padang, yang sengaja mengambil liburanb di bali, its great situation berada di tengah tenaghj orang stress dan butuh hiburan, isnt it???
persiapan dan packing
hari itu aku sampai di bali, tapi ngga langsung ke rumah mas Andhika, tapi aku langsung menuju kuta, dan langsung mengambil papan selancar yang aku titipkan pada seorang teman yang juag anak pantai, hari itu aku main surfing agar kakiku kram dan berenang sekuat tenaga agar kaki capek sekali dan ototku akan ketarik, setelah 3 jam surfing, dengan suksesnya aku menggelapar dan kakiku kram dengan sempurna, tapi itu kaki kiri saja, kaki kananku masih belum bereaksi dengan sempurna, hari iu aku kembali ke pantai dan seperti biasa bintang time dan mencari info sepuatr rinjani dari sodara-sodara anak pantai yang asli lombok, mereka memberi masukan penting tentang rinjani dan mitosnya, serta cerita medan darat yang cukup luar biasa, serta luar biasanya segara anakan.








