YOU GOT THAT RIGHT 💪🏼

seen from Armenia
seen from Russia

seen from Armenia

seen from United States

seen from Australia
seen from Germany
seen from China
seen from Italy
seen from Germany
seen from Malaysia
seen from United States
seen from Indonesia
seen from Armenia
seen from United States

seen from United States

seen from Ireland
seen from Yemen
seen from United States

seen from United States

seen from Argentina
YOU GOT THAT RIGHT 💪🏼
I'm imperfect. Flawed. Damaged and broken at times. But human. And I try to embrace this existence for what it is: a beautiful mess.
Connor Franta
I promise that I will keep it 100% real! Everything that I post comes from personal experiences and I feel sharing these experiences will help you in whatever situation you are. We are in this together.
Only Me
The things you should know about me but don’t really care to know about.
I’m a Sagittarius if you into that kinda thing♐️
Major pothead 🤦🏻♀️ 🍁
My favorite color changes constantly
I hate fake people , but doesn’t everyone 🤔
My siblings are my pride and joy
I’m very open minded 🌚
My partner will forever and always be the love of my life <3
Perception: the road.
Kenapa mereka ga punya pikiran sama kayak kita? Kok mereka bisa seperti itu, aku enggak? Gimana caranya yah supaya bisa buat mereka ngerti? Pertanyaan-pertanyaan diatas mungkin pernah terlintas di dalam pikiran kita. Ya. Kita adalah manusia. Yang tidak pernah mengenal kata puas, selalu ingin lebih dan lebih. Akan melakukan segala cara untuk bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Terkadang pola pikir kita terbentuk dengan sesuatu yang buruk. Dan itulah kami. Manusia biasa, tempatnya khilaf. Namun seringkali lupa bahwa kita tidak akan pernah bisa menjadi sosok yang sempurna. Banyak sekali yang merasa perlu merubah diri agar bisa disukai oleh siapapun disekitarnya. Menjadi seseorang yang (mungkin) membuat diri ini menjadi tidak nyaman. Atau bahkan membawa kearah yang tidaklah lebih baik dari sebelumnya. Bukan berarti tidak boleh kita mengubah diri kita. Tentu sangat boleh, terlebih ketika perubahan tersebut yang membawa kearah lebih baik. Perubahan yang menjadi investasi kita di akhirat. Namun, cukup banyak perubahan yang terjadi karena pola pikir seseorang atau beberapa. Yang membuat diri ini menjadi insecure. Sehingga rela menjadi sosok asing. Jadi sebenarnya, kita berubah untuk diri kita atau orang lain? Atau kita ingin terlihat lebih baik di mata Allah SWT? Apapun yang terjadi, apapun yang kita lakukan, ada hal pasti yang sudah menjadi hukum alam. Tidak bisa kita ubah, bagaimanapun caranya. Yaitu persepsi. Setiap individu mempunyai persepsinya masing-masing dan itulah hak mereka. Mempunyai pendapat yang tentunya berbeda dari pemikiran kita. Apakah salah? Tidak. Setiap manusia memiliki hak dan kewajibannya tersendiri. Termasuk saya. Saya juga mempunyai kewajiban untuk terus berusaha agar bisa terus menjadi sosok yang lebih baik. Setidaknya untuk diri saya sendiri. Karena sesungguhnya saya menyadari, tidak akan pernah bisa kita membuat semua orang menyukai kita. Tidak. Kita tidak berhak untuk mengatur mereka. Karena apakah kita akan suka jika diperlakukan seperti itu juga oleh orang lain? Diri ini selalu belajar. Bukan untuk siapa-siapa, melainkan untuk saya. Bahwa semua adalah proses. Pembelajaran tiada henti untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tidak perlu menjadi hebat. Namun menjadi sosok yang mengerti dan berusaha untuk bisa mengambil serta melihat segalanya dari pandangan yang positif. Mencoba untuk selalu mencari cara agar bisa menjadi yang terbaik. Lagi, untuk diri saya sendiri. Karena sudah seharusnya seperti itu. Bekerja keras, mengerahkan semua kekuatan yang dimiliki, agar bisa jadi yang terbaik yang kita bisa. Jangan pernah takut untuk merevisi diri kita. Sesungguhnya siapapun yang ada di sekitar kita hadir untuk memberikan pelajaran. Dengan cara yang tidak terduga. Melalui persepsi yang berbeda-beda. Hargai, mengerti, dan pahami diri kita. Berkacalah dan bertanya, "Apakah kita sudah baik? Apakah kita membutuhkan semua yang kita inginkan? Apakah kita sudah menjadi orang yang bermanfaat?" Persepsi tetaplah persepsi. Seperti sebuah jalan yang tidak ada ujungnya. Jalanan yang bisa terbagi-bagi ke berbagai arah. Dan sang pengemudilah yang akan menentukan jalan mana yang akan ditempuh. Navigator pun turut hadir untuk membantu agar bisa menentukan arah mana yang terbaik. Namun tetap pengemudilah yang memegang kendali. Dan itulah persepsi. Tidak akan pernah sama. Yang membawa manusia kearahnya tersendiri dengan cara penafsirannya yang unik satu sama lain. Tetapi, seperti apapun persepsi yang kita punya, atau persepsi yang diutarakan kepada diri kita, jangan pernah lupa, selama menempuh perjalanan, selalu ingat untuk berterima kasih atas semua yang telah terjadi dalam kehidupan kita. Bersyukur atas apa yang kita miliki; menerima segala kekurangan dan kelebihan. Tetaplah menjadi diri sendiri yang mempunyai ciri dalam setiap goresan di novelnya. Yang tidak dimiliki oleh siapapun. Karena sesungguhnya diri ini adalah penulis. Penulis novel kehidupannya. Yang mempunyai hak untuk merevisi segalanya jika ada kesalahan. Agar terbaca lebih indah dan lebih baik. Selamat bekerja, pejuang pena kehidupan. Tertulis : _ AS.
. BAHAGIA MEMBAHAGIAKAN . "Ketika kita hidup agar dapat membahagiakan orang lain, maka Allah akan mengutuskan seseorang yang hidup untuk membahagiakan kita. Kerana tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan". "Akhlak kita akan menarik simpati manusia walaupun mereka tidak mengenal kita sedikitpun". "Ada dua tanaman yang dicintai Allah tanaman pohon dan tanaman akhlak. Jika menanam pohon kita akan dapat buah dan naungan. Apabila kita menanam akhlak maka kita akan menuai kecintaan Allah kemudian manusia". Ibnul Qayyim berkata, "Agama seluruhnya akhlak. Siapa yang mendahuluimu dalam hal akhlak maka dia telah mendahuluimu dalam agama". Salam Maghrib 😚☺️. . #hasanahsharing #sharingbyhasanah #sharingiscaring #selfreminder #notetous #notetome #justsharing #hadith #dailyhadith (at Tmn Setiawangsa)
😳 . #hasanahsharing #sharingbyhasanah #justsharing #sharingiscaring #notetome #notetous #selfreminder #somethingtoponder #day29 #confinement #tiharn89 (at Taman Setiawangsa Kl)
Syukur, sesuatu yg mudah untuk di katakan, mudah utk dijelaskan, tetapi tak mudah utk dilakukan. Mungkin sebagian dari kita akan mengatakan, saya selalu mengatakan ‘Alhamdulillah’ kalau mendapatkan suatu kenikmatan, memang benar itulah ucapan yang mesti kita ucapkan tanda bersyukur dgn memuji kebesaran Allah S.W.T. . Tanda seseorang itu bersyukur ialah apabila gembira wujudnya nikmat pd dirinya, yg melorongkan jalan utk beramal ibadat & mendekatkan diri kepada-Nya. . Orang yg bersyukur kpd Allah akan memperbanyakkan ucapan syukur & terima kasih kepada-Nya. Mereka akan mengerjakan ketaatan kpd Allah dan akan membesarkan nikmat sekalipun nikmat itu kecil saja. . Ini jelas daripada firman-Nya bermaksud : "Syukurlah terhadap nikmat Allah jika kamu sungguh-sungguh menyembah kepada Nya." (Surah an-Nahl ayat 144) . . Oleh itu marilah kita jadikan sifat syukur ini amalan hidup kita setiap hari, basahkan lidah kita dengan memuji kebesaran Allah dengan perbanyakkan menyebut "Alhamdulillah". . Firman-Nya yg bermaksud : "Dan sesungguhnya kami telah mengurniakan ilmu pengetahuan kpd Daud & Sulaiman dan mereka berdua bersyukur dengan berkata: 'Segala puji tertentu bagi Allah yang dengan limpah kurniaNya memberi kami kelebihan mengatasi kebanyakan hamba-hambaNya yang beriman".(Surah an-Naml ayat 15) . . Kita tidak akan mampu menghitung nikmat Allah, syukurilah apa yg kita miliki, syukurilah apa sahaja rezeki daripada Allah S.W.T. samaada sikit atau banyak. Mensyukuri apa yg kita perolehi walaupun hanya sedikit akan lebih baik drpd berlimpah tapi tidak bersyukur. Mudah-mudahan Allah menjadikan kita sebagai insan yg pandai bersyukur. Amin. Wallahualam. . #hasanahsharing #sharingbyhasanah #justsharing #sharingiscaring #tiharn89 #notetoself #notetous #selfreminder #bersyukur #alhamdulillah #selfreminder (at Taman Setiawangsa Kl)