"Bzz bzz, singkapan bagus, N 90 E! N 0, S 0!"
"Cintaku bagikan nebula, siap-siap jadi bintang ^^"
"Cinta kita bagaikan batas lempeng divergen... Saling menjauh..."
"Kita bagaikan katai coklat ya..."
"Pacaran tuh jangan kayak batuan akuiklud... Disimpen mulu, nggak dialirin. Posesif."
"Jadi cowok jangan kayak sungai sentrifugal... Dari satu cewek ke banyak cewek --"
"Bagiku, kamu Proxima Centauri :3"
"Jangan jadi virga ya, udah mau nyampek, tapi nggak jadi..."
"Kalo ada kamu, aku jadi spektrum kontinyu~"
"Cintaku padamu bagaikan Gunung Himalaya dan Samudera Atlantik~"
"Hubungan kita kadang di perihelion, kadang di aphelion..."
"Jangan seperti apartemen yang pakai air tanah, ya. Kalo kamu nyakitin aku terus, cintaku nanti makin turun..."
"Aku bagaikan Pluto dalam hidupnya..."
"Kamu di pikiranku itu seperti matahari 22 Juli di Kutub Utara~"
"Mantan itu seperti bintang yang massanya lima kali massa matahari. Di bakal jadi dua kemungkinan: blackhole, atau bintang neutron"
"PDKT-ku bagaikan Kepulauan Hawaii. Mendekat ke Jepang cuma sekian sentimeter per tahun, padahal jaraknya jauuuuh banget..."
"Hubungan kita bagaikan Hukum Kepler. Namanya selalu diingat, padahal orangnya sudah tiada. Padahal kan nggak baik mengingat-ingat sesuatu yang sudah berlalu..."
"Apa aku harus memberimu kecepatan orbit biar kamu nggak lepas dari aku?"
"Jangan seperti angin Fohn yang kedatangannya cuma bikin hati panas, ya..."
"Sinyalmu bagaikan bintang variabel, kedap-kedip terus..."
"Cintaku seperti reaksi Bowen... Ada seri kontinyu, ada seri diskontinyu..."
"Semoga cowokku nanti bukan amfoter :| " /kimia nyasar
"Ma, sayurnya kurang NaCl nih," /kimia nyasar
Dibuat oleh Fitri Septa P, Bella Ayu P, dan Arzakhy Indhira P.
(*Kalau ada istilah yang tidak dipahami, silakan cari tahu sendiri, ya! Muahaha~)