Board of Ssupervisor and Management od POSKO JABAR board and management in the Framework of Annual Meeting of Members, Bandung, February 7, 2018. #poskojabar #onlinetransportation #infobandung #republika #pikiranrakyat (at Bandung)

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Israel

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Yemen
seen from Brazil

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from China

seen from United States
Board of Ssupervisor and Management od POSKO JABAR board and management in the Framework of Annual Meeting of Members, Bandung, February 7, 2018. #poskojabar #onlinetransportation #infobandung #republika #pikiranrakyat (at Bandung)
Beralihnya Aku ke Transportasi Online, Gojek
Tiga hari lagi adalah tepat satu bulan aku bekerja di pt.surya media. Banyak hal yang sudah dilalui sampai- sampai tidak berasa jika sudah mau monthversary. Sebentar lagi bakal terima gaji pertama yang sebenarnya bukan pertama- pertama juga buat aku, mengingat selepas SMA aku sudah pernah bekerja sebelumnya.
Perjalanan yang menarik selama on going satu bulan ini adalah, beralihnya aku menggunakan transportasi online untuk menunjang pekerjaanku. Berangkat dan pulang kerja sekarang aku beralih menggunakan gojek dan tidak lagi angkot.
Bukan tanpa alasan yang jelas. Aku yang sedari dulu selalu mengandalkan angkot setiap kemanapun aku pergi keliling Surabaya, sekarang menggunakan gojek pulang pergi karena:
1. Waktu.
Untuk orang- orang yang diburu waktu dan harus sampai di tempat tujuan lebih cepat, transportasi online adalah salah satu pilihan yang tepat. Yaa, selain diantar ojek pribadi sih, maksudnya mas pacar. Hehehe. Untuk minggu ini kebetulan aku memang masuk pagi jam 8 dan pulang jam 3 sore. Jadi aku harus sampai di kantor setidaknya jam setengah delapan. Walaupun sebenarnya jarak tempat tinggal dan kerjaku bisa dibilang dekat juga. But, I need to be arrived sooner. So, I decided to use online transportation now because of ‘timing’.
2. Irit
Bukannya apa, walaupun angkot juga terjangkau kantong dan merupakan salah satu transportasi yang merakyat, namun jika dikalkulasi aku bisa mengirit ongkos Rp 1.000,- setiap kali aku naik gojek. Tarif ongkos jauh dekat angkot sekarang di Surabaya adalah Rp 5.000,- . Nah, lumayan kan ada sisa uang seribu yang bisa buat beli jajan gorengan di pasar. Wkwkwkw :D
3. Hemat Tenaga
Kalau naik angkot, aku kan harus turun di pinggir jalan dan harus nyeberang dua kali kemudian jalan ke arah ruko menuju ke kantor tempat kerja. Tidak terlalu jauh, tapi lumayan juga buat terapi kaki. Ditambah lagi harus melewati deretan ruko- ruko dengan menerima resiko digoda oleh pegawai laki- laki yang bekerja di sana atau para pekerja penurun barang dagangan yang di drop di ruko- ruko tersebut. Aku sih nggak masalah selama menggodanya nggak keterlaluan. Paling juga cuman dipanggil- panggil pakai salam. Cukup salamin balik ajah.
Jadi ya, dengan gojek, aku bisa sampai di tempat tujuan persis di depan kantor. Tanpa perlu nyebrang sana nyebrang sini dan nggak perlu jalan lagi dari ujung ke tempat ngantor.
Jadi itulah alasan- alasan kenapa aku mulai menggunakan gojek untuk saat ini. tapi, dibalik itu semua juga menyimpan beberapa cerita yang menarik buat diulas. Pertama, saat malam dimana aku menggunakan gojek untuk pertama kali di bulan ini adalah karena aku kena shift sore – malam. Jam sepuluh malam itu, tepatnya hari Selasa 24 Oktober 2017.
Karena tidak ada yang menjemput dan hari itu tepat di pagi harinya Mas saudaraku suda meminjamkan uang, jadinya aku harus meng- Gojek. Malam itu hujan deras sih. Jadi beberapa menit sebelum pulang aku mulai mendownload aplikasi gojek dan dengan cepat memperbarui akunku.
Karena hujan, terpaksa menunggu sebentar. Setelah agak reda mulai deh aku mengorder. Karena minim internet di hape, aku harus pakai wifi kantor jadi ordernya pas lagi di kantor sebelum numpang rekan kerja ke arah gang depan belakang menuju Indomaret pinggir jalan untuk memudahkan pick up.
Setelah memastikan aku ditelepon oleh si bang Gojek, saat itulah aku mulai meninggalkan kantor nebeng rekan kerja yang juga sedang shift sama denganku ke arah Indomaret.
Dimulailah perjalanan pulang kerja pertama dengan gojek. Karena tidak terlalu jauh, aku bisa sampai di rumah mungkin hanya dalam 10-15 menit. Dan malam itu, gojekku nggak bayar ding. Tau karena apa?
Karena aku pakai voucher free go-pay. Itu karena saking gupuhnya aku waktu order, sampai lupa buat ngeremove voucher di bagian via pembayarannya itu. Dan aku harus top up saldo biar si bang Gojek itu dapat poin. Okay, itu noted buat pe.er besok pas gajian, ingatkan aku buat bayar bang gojek dengan men-top up saldo.
Esok harinya juga sama. Dua hari berturut- turut dapat gratisan. Yang malam ke dua itu karena aku bayar pakai uang Rp 10.000,- sementara tarifnya hanya Rp 4.000,-. Dan si Bapak Gojek bilang nggak ada kembalian jadi nggak usah bayar. Nah lhoh, rejeki. Terima kasih banget saya. Tuhan yang membalas ya Pak.
Dan untuk perjalanan – perjalanan berikutnya juga masih diwarnai cerita yang menarik lagi. Di update- an berikutnya ya :D
Pagi ini cukup segini dulu :p
A presto!! :)
^_^ ... *it's looks like face emoticon in @grabid's drivers's helmet sticker Then see this picture, there's @gojekindonesia driver too #streethype #streetphotography #digitaltransportation #onlinetransportation #jakarta #indonesia #latepost
^_^ ... *it's looks like face emoticon in @grabid's drivers's helmet sticker Then see this picture, there's @gojekindonesia driver too #streethype #streetphotography #digitaltransportation #onlinetransportation #jakarta #indonesia #latepost
So, there is a protest about conventional public transportation vs online transportation (like uber, grab and gojek) in my country. I think they don't know about the idea of inovation is. But, ugh, come on, it's already 2017 people! Life gets easier with it!