#jusreviewing
[Residential Project #1: ‘Hope’ Lavan’s Studio Apartment PART2]
Hal lain yang menarik dari apartemen ini adalah program ruangnya yang simpel. Apartemen ini memiliki footprint yang kecil dan memanjang (sepertinya khas di Sri Lanka dan negara-negara tetangganya). Permasalahan yang perlu diselesaikan oleh arsitek yaitu bagaimana menciptakan apartemen yang mampu mewadahi berbagai fungsi tempat tinggal dengan suasana yang nyaman dan lega meskipun dengan lahan yang sempit.
Arsitek mencoba me-redesign apartemen ini dengan mengurangi kebutuhan ruangnya. Fungsi ruang yang dihilangkan antara lain ruang tamu dan satu kamar tidur. Apartemen pun menjadi lebih efisien karena hanya mewadahi ruang-ruang yang benar-benar dibutuhkan saja.
Orientasi setiap ruang-pun diubah. Yang awalnya menghadap ke sisi panjang apartemen (ke samping), diubah menjadi ke sisi pendeknya (ke depan / belakang). Sekat-sekat antar ruang dihilangkan oleh arsitek dan hanya tersisa untuk kamar mandi saja. Tanpa adanya sekat tersebut, ruang-ruang berbeda fungsi dalam apartemen menjadi ‘tergabung dalam satu ruangan’ atau biasa disebut dengan open layout, yang memang banyak digunakan dalam desain interior di masa arsitektur kontemporer ini. Terdapat sekat antara ruang dalam dengan innercourt, tetapi sekat tersebut bermaterial kaca, tidak masif sehingga berkesan tidak berat dan lebih lega.
Strategi open layout yang digunakan ini memberi beberapa kelebihan. Ruang-ruang dapat memperoleh aliran udara yang cukup baik dengan minimalnya sekat, muncul koridor yang mengalir ke seluruh ruangan dan mengalirkan udara keluar. Apartemen menjadi lebih lega, baik secara fisik maupun visual. Tidak terhalangnya pandangan dari satu ruang ke ruang lainnya membuat suasana menjadi lebih intim, antar user bisa menemukan keberadaan user lainnya dengan mudah.
Dengan beberapa hal yang telah dijabarkan (secara mbelibet oleh saya hehe), apartemen ini merupakan salah satu apartemen yang kunjung-able di Sri Lanka kan? Silakan silakan, merasakan langsung pengalaman ruang di sana, dan membuktikan bener nggak nih yang dibilang penulis ini? (baru nyadar saya hanya sekedar review dari luar tapi belum merasakan langsung huhu) (malah curhat:’)) (huehue give me money, then!) (and a friend, too:)))












