Teruntuk dirimu,
Calon suami mu ini bukalah seorang pria sempurna Ia bak seorang pengelana di padang gurun yang tengah kehausan Berharap menemukan oase penyejuk rasa
Oaseku,
Calon suamimu ini mungkin bukanlah laki2 terbaik Ia mungkin marah padamu suatu waktu, membentakmu Dinginkanlah aku dengan kesabaranmu Jadilah air dalam panasnya amarah
Aku dan kamu akan berlayar bersama Gelombang di tengah samudera mungkin tak bisa terbendung Kapal kita mungkin oleng sewaktu waktu Jadilah kompas dan selamatkan dari terjangan badai
Ini bukan sekedar kata2 penghias Harap engkau paham betapa besar makna di dalamnya
Mentariku,
Engkau adalah cahaya pertama bagi anak2 kita Memberikan dekapan kehangatan dan petunjuk Sinarilah pengetahuan mereka dengan Al qur'an dan hadist Selamatkanlah keluarga kita dari siksa api neraka
Semoga engkau paham bahwa perananmu begitu besar Salam dari yang menunggumu untuk berlayar
Purwokerto, 1 Oktober 2018 | @adhityoksm








