Penting buat kita tahu kenapa kita diberi Ujian!
Satu waktu gue dapat notif dari WA, temen lama yang bilang, "Teh, aku hamba! Aku pengen Bvndir!"
Gue shock!
Titik di mana gue ngerasa dia ada di titik terendah yang menurut gue ini fatal!
Waktu itu gue masih kondisi kerja. Gue balas sekilas, "Teh, maaf aku masih kerja. Kita bahas sehabis aku pulang ya, Teh."
Sepanjang hari gue mikir, ternyata dunia modern, serba cepat, canggih dan instant lebih menakutkan kalau kita nggak punya pegangan hidup.
Kayak temen gue yang sebelumnya, menurut gue ini efek ketika jatuh gak punya pegangan.
Jujur, gue pernah mengalami hal yang sama kayak dia. Bedanya gue ditemeni sama orang baik yang jadi guru gue sampai saat ini.
Waktu gue terpuruk, merasa nggak berguna, apalagi case study gue bangkrut dan hijrah kurang di restuin orang tua!
Bayangin aja gue di rumah, tapi ngerasa itu bukan rumah buat gue!
Dingin, ngobrol seperlunya, bahkan di awal ketika memanas, gue cuma di anggap angin lalu. Gue cerita sama guru gue, lu tahu beliau bilang apa?
"Teteh, sekali pun harus merasakan dinginnya sikap orang terdekat jangan pernah pergi tanpa alasan dari rumah tanpa ridha mereka. Beli hati mereka dengan ketulusan dan kasih sayang nggak berbatas. Beri apa yang teteh punya, bisa tenaga, kehadiran perlakukan mereka sebaik mungkin."
Gue masih inget sampai sekarang kata-kata beliau. Termasuk momen pedih itu, tapi sekarang gue berhasil lewati semua dengan izin Allah. Hadza min fadhli Rabbi ❤️
Back to our topic, soal temen gue. Pas gue pulang, di jalan gue mikir, "Pasti ini bakal berat banget bahasannya." Gue lumayan sering dengerin orang-orang curhat, tapi energi orang yang pengen bvndir itu terlama yang sulit buat release.
Gue cuma inget kata Allah dalam firmannya, "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS. Al-Baqarah: 286)
Gue jadiin itu pegangan ketika ada masalah/ujian yang dihadapi. Termasuk ke temen gue, cerita ayat ini. Gue telpon dia, dan dia bilang gini...
Kenapa sih masalah ini harus datang? Perasaan gue di kasih masalah mulu, sekarang di kasih lagi. Yang kemarin aja belum pulih udah nambah masalah lagi? Kok nggak kelar-kelar ujian hidup gue!
Sebenernya kenapa kita di uji itu juga udah jadi takdirnya Allah. Bukan tanpa sebab ujian itu hadir. Jadi ke inget salah satu hadits...
“Tidaklah seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih besar dari itu, melainkan akan dicatat baginya satu derajat dan dihapus darinya satu kesalahan.” (HR. Muslim no. 2572)
Artinya Allah lagi kasih kesempatan buat hambanya biar naik level!
Kalau misalnya gak lulus ujian, ya balik lagi remedial di kehidupan bakal muncul ujian yang sama.
Sampai kapan? Sampai lu bisa lulus, naik level lagi ke ujian yang lebih besar dari sebelumnya. Percaya aja lu bisa lewati semua ujian, yang penting satu terus deket sama Allah.
Ujian hidup itu pasti ada selama kita masih bernapas. Cuma perkara mau respon seperti apa, ini yang perlu kita banyak belajar. Respon terbaik dari setiap ujian, nunjukin kualitas keimanan lu di mata Allah.
Soal temen gue, gue cuma bisa nemenin dan berdoa. Selebihnya serahin semua sama Allah. Karena yang ngasih hidayah, solusi, sama petunjuk cuma Allah. Gue cuma ngasih insight apa yang gue dapet dari pengalaman hidup, ilmu dari para gue, karena gue juga sama masih proses belajar berbenah!
Perkara masalah/ujiannya kapan kelar, ini bukan wilayah kita. Ini ranah Allah!
Jangan coba ngatur Allah, soalnya kita ngatur hidup kita sendiri udah semrawut. Minta di atur Allah aja udah, emang paling bener!
Gue berdoa, semoga siapa pun yang baca Threads gue, "Insyaallah, jalan ujiannya di mudahkan Allah, rezeki mengalir deras, hatinya diliputi kebahagiaan dan ketenangan, selalu di tolong Allah, dan jadi hamba yang paling dicintai, sampai bisa temukan hikmah dari setiap ujian yang dilewati."
Aamiin Ya Rabb 🤲🏻😇
Btw, gue punya ebook ringan yang bahas tentang pulih. Lu bisa cek di sini yaw...
Writerspirer | Suka nulis dan storyteller reflektif, cinta, jodoh, nikah dan perjalanan pulang















