Program literasi yang lahir dari swadaya masyarakat—taman bacaan, rumah baca, komunitas baca, dan kantong-kantong literasi di garis ‘grass root’—telah menjaga api pengetahuan tetap menyala meski tanpa dukungan besar. Mereka membuktikan bahwa literasi bisa hidup di tengah keterbatasan. Namun, tanpa sokongan pemerintah dan dunia usaha, api kecil ini bisa meredup. Dukungan bukan hanya soal uang, melainkan juga fasilitasi ruang, jejaring, dan akses bacaan. Kolaborasi dengan sekolah, kampus, media lokal, bahkan UMKM bisa menghidupkan literasi agar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Dengan begitu, literasi tidak lagi dianggap kegiatan elitis, melainkan kebutuhan sehari-hari.
—Muhammad Subhan
Salam Literasi 🗣✍️📖📚👈











