Penjagub Ismail Hadiri Penerbangan Perdana Perintis Gorontalo-Pohuwato
Hargo.co.id, GORONTALO – Penjabat Gubernur, Ismail Pakaya menghadiri penerbangan perdana di Bandara Djalaluddin Tantu, sebagai tanda beroperasinya Penerbangan perintis Gorontalo-Pohuwato, Minggu (18/2/2024).
Penerbangan perdana tersebut ditandai dengan penyiraman air di landasan pacu Bandara Djalaluddin Tantu oleh Panjagub sebagai tanda beroperasi bandara tersebut, Minggu (18/2/2024).
“Dengan…
Drama Penalty, Trofeo Perintis Palapa FC. Antara Sesepuh, menuju sesepuh, dan menuju untuk menuju sesepuh. #perintis #perintisfc #perintispalapa #perintisjunior
\\ Sudah hari rabu lagi, dimana ke-istiqomahan dalam menulis di uji.
Rabu ini saya dan partner saya sang Pangeran Kediri, bertolak menuju Jakarta. Mengikuti Workshop YSEALI Seeds for Future. Jadi Ceritanya projek rintisan kita di Pasuruan, dilirik dan didanai untuk diimplementasikan di Kupang, NTT. Namanya, Schoove - School of Coastal Environment, kolaborasi antara temen dari UB dan Unair awalnya iseng-iseng ngajar dan mengedukasi tentang mangrove di Rejoso, Pasuruan. Mencoba bermanfaat dan mengabdi ceritanya wkwk.
Oke lanjut, sebenernya bukan mau cerita tentang schoove. Tapi lebih ke penyadaran entah suratan takdir bgmn. Perasaan kok saya selalu berada pd lingkungan yg baru terbentuk atau merintis untuk berkembang ya. Hmmm kalo di runtut sih gini.
Masuk SMP, saya waktu itu masuk SMP yang (katanya) Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) dan saya menjadi angkatan ke-2 dimana banyak evaluasi-evaluasi untuk keberlanjutannya dong. Yah meski kayanya ga bertahan tuh RSBI-RSBI an, gaya doang wkkwkw. Lanjut, saya masuk sekolah teknik menengah (STM) ambil jurusan yang masih muda juga, Teknik Komputer Jaringan, waktu itu kebagian angkatan keberapa ya, 4 apa 5 gitu. Gedung baru, kompetensi dan kurikulum baru, guru-guru baru masuk dan kebaruan lain-lain. Menjadi jurusan yang termarjinalkan karena masih baru wkwk, tapi ya gimanapun STM coy, apasih. Dan akhirnya lulus dari STM, melanjutkan ke tingkat selanjutnya, you know what? ya, masuk Ilmu Kelautan, 2014, dimana FPIK dan Kelautan tidak sebooming sekarang. Kelautan UB pun termasuk jurusan yang baru dan saya masuk menjadi angkatan ke-7, ya masih merintis dengan kurikulum dan mata kuliah yang menurut saya masih perlu dimatangkan lagi.
Nah itu dari segi pendidikan~ Di perkuliahan saya masuk kedalam beberapa organisasi, dimana organisasi-organisasi yang saya ikuti notabene organisasi-organisasi baru terbentuk. Sekolah Kreativitas Mahasiswa (SKM), lembaga riset yang baru terbentuk di FPIK UB, ya sekarang mau berumur 4 tahun secara resmi. Saat itu ya sebagai perintis untuk hidupnya SKM yang sekarang. Lalu, Himpunan Kelautan, secara resmi berdiri tahun 2015, dan menjadi bagian dalam kepengurusan satu periode, sesuatu sekali dapat berproses di rumah. Terus Fishdic (Klub Selam), sebenernya fishdic udah lama ada di FPIK UB, tapi beberapa tahun dibekukan, akhirnya kita rintis kembali sampai berubah nama menjadi FMDC.
Berlanjut, magang ke Taka Bonerate, Taman Nasional yang baru terdengar juga, g bnyk org tau dibanding ke wakatobi. Sampai-sampai saya dan partner saya adalah mahasiswa IK UB pertama yang magang disana, wkwkw bangga banget, padahal biasa aja. Ya membuka jalan, bagi adek-adek yang mau magang hehe. Terus, kemarin dapat Short Course, ke Flinders Uni, dibanding Uni lain di Australia, Flinders terbilang baru dan masih berkembang sampe kan ga terlalu terkenal di Indonesia.
Ya begitulah, kehidupan saya selama 20tahun terakhir. Suatu kebermanfaatan lebih, dapat merintis dari awal dan mengembangkannya menjadi lebih baik. Tak banyak orang yg mendapat kesempatan merintis dari awal (atau mgkn tak banyak org mau). Mungkin Dia inginkan saya menjadi bagian dr permulaan yang baru disuatu lingkungan, menuliskan sejarah dan dituliskan dengan tinta emas sebagai Legenda. anjaaaayyy keberatan!!!
Kata ny, generasi awal adalah generasi pendobrak. Ia berkawan dengan pengorbanan. Bersahabat dengan kelapangan dada. Juga berkasih dengan kesabaran dan keuletan. Fase itu juga yang membuat ny lebih kuat dibanding generasi selanjut ny. Karena fase itu adalah fase di mana orang2 tidak percaya akan ucapan ny. Dan ia selalu bisa percaya pada apa yang ia rintis. Bahkan ketika org terdekat menjatuhkan mental ny. Tapi yang lebih menyedihkan dari itu adalah kerinduan akan menceritakan sepanjan perjalanan rintisan, kepada kekasih ny.
YAMA: Pemilik ilmu pengetahuan alam semesta. Makhluk nan agung penjaga gunung negeri Integrasi. Seperti apa takdir yg ada di depan mu? . . . . . #sketch #watercolorpencil #makeup #yama #perintis #INTEGRASIITB #waitforit (at Center for Arts, Design and Language - CADL ITB)
Panda Temui Presiden untuk Buka Penerbangan Perintis di Papua
Panda Temui Presiden untuk Buka Penerbangan Perintis di Papua
Jakarta, Jubi/Antara – Komisaris Utama perusahaan penerbangan Spirit Avia Sentosa (SAS) Panda Nababan bersama para direksinya menemui Presiden Joko Widodo terkait rencana pembukaan penerbangan perintis di Papua.
“Tadi bersama menhub (Ignasius Jonan) melaporkan bahwa ada perusahaan PT SAS yang’air charter’ yang kami usahakan di Papua,” kata Panda usai bertemu Presiden Joko Widodo di komplek Istana…
Menjadi perintis itu melelahkan, tapi kamu nggak tahu, seberapa besar balasan yang nantinya kau dapatkan, kamu juga nggak tahu seberapa seringnya kamu ceritakan masa-masa perintisan itu ke anak cucumu nanti, iya kan? haha