Jurnal Hexagonia-12
Setelah berhasi selesai dengan tantangan di jurnal growth mindset pertama, kini aku dihadapkan pada tantangan ke-2 dari zona yang sama. Awalnya, agak bingung mengerjakan tugas ini. Akhirnya, cluster leader dari Meraki mengajak seluruh anggota cluster untuk melakukan zoom meeting. Sayangnya, jadwal rapat daring tersebut bentrok dengan acara yang sudah disiapkan jauh-jauh hari di keluarga. Sehingga, dengan berat hati aku terpaksa hadir sebentar untuk menyimak. Sisanya, kulihat dari perbincangan di aplikasi Whatsapp.
Setelah rapat daring melalui Zoom, ada rapat kecil di grup Whatsapp yang melibatkan peran Hexagonia sebagai tim. Karena saya masuk dalam tim host, saya kemudian bergabung dengan grup tersebut. Dari sinilah kekacauan terjadi. Sesuatu yang berlebihan itu memang memusingkan, kawan. Kalau boleh mengutip bahasanya Freddie Mercury, too much love will kill you. In my case, too much whatsapp group will intriguing you.
Bayangkan saja, ada grup whatsapp co-housing, kemudian Hexa Radio, grup cluster, tim host dari cluster, grup bunprod regional, dan entah apa lagi nanti. Ini pun setelah aku izin pergi dari grup Hexa News. Apa jadinya jika aku masih bertahan di sana? Pasti akan sangat memusingkan. Belum lagi, ini masih di zona G. Padahal masih ada dua zona lain yang harus dilalui. Menurut feeling-ku, dua zona lainnya akan melibatkan satu kota. Wow, such a huge! Karenanya, aku masih meraba-raba saat diminta untuk berkontribusi dalam rapat warga. Apalagi, untuk urusan pegang uang teman-teman. Mengelola uang negara saja sebenarnya jika memungkinkan sungguh ku tak ingin.
Ps. Akhir-akhir ini, aku enggan membuka Whatsapp. Pernah, dalam satu hari jumlah chat yang tak kubuka mencapai 30, baik yang dikirim oleh grup maupun personal. Fiuuuh..
Ps2. Link Katalog Cluster Meraki












