Anak laki laki itu membuka matanya di pagi hari, dan ketakutanpun seketika mengisi pikirannya hingga penuh tak terbendung.
Dia berpikir akan apa lagi yang harus dilakukan, bagaimana caranya persoalan yang ada, setidaknya mampu menenangkan hatinya.
Tanpa ada yang tahu, dia sering menyendiri di kamar, menangis dalam kesepian dan selalu berharap bahwa apa yang sedang dialaminya boleh segera berakhir.
Dia tak lupa memanjatkan doa kepadaNya, agar dia dikuatkan dalam menghadapi tantangan dalam hidupnya. Dia pun berharap, agar semuanya boleh segera perlahan hilang menjauhi dirinya.
Memang kenyataannya tidak semudah itu.
Seringkali keadaan semakin membuat dia terhimpit dalam penderitaan, membuat dia kehilangan harapan, bahkan hampir membuat dia merasa dirinya sudah tak berharga lagi di dunia ini.
Kemana lagi dia harus berlari?
Kemana lagi dia harus memijakkan kaki?
Itulah yang dia rasakan hari demi hari dalam menjalani hidup. Dia hanya bisa berharap dan berserah kepadaNya, agar hidup yang dia rindukan boleh datang kembali.