Lovely Heist
Judul buku: Lovely Heist
Penerbit: Penerbit Inari
Penulis: Prisca Primasari
Dicetak: 2018 (cetakan pertama)
Rating: 5/5
Blurb:
“Kalau satu-satunya cara untuk menyelamatkan Frea adalah dengan mencuri, saya akan melakukannya.”
Padahal Liquor sedang berulang tahu, tetapi dia malah mendapatkan ‘kado’ yang sangat mengerikan. Kado yang mengancam nyawa Frea, gadis yang teramat dicintai Liquor dan akan segera menikah.
Maka, dimulaikah misi Liquor untuk menyelamatkan Frea. Bersama Night—yang sialnya juga mendapatkan ‘kado’ serupa—Liquor dan Frea bertolak ke Inggris demi misi tersebut. Di Stratford-upon-Avon, Bibury, dan London, mereka menemui rangkaian kejadian yang gelap, manis, lucu, menegangkan, menyakitkan, serta berhadapan dengan masa lalu yang tak henti-hentinya menghantuii Liquor.
Berhasilkah mereka menyelesaikan misi itu?
*
Kepanikan melanda Liquior ataupun Night ketika mengetahui adanya racun didalam tubuh kedua wanita yang dicintai para pria itu. Racun itu sengaja diberikan Harker (rekan di Antrophods) agar memaksa keduanya untuk mencuri sebuah cincin permata dari seorang artis.
Secara garis besar, mereka (Frea, Liquior dan Night) harus pergi ke Inggris untuk mencuri karena artis itu melaksanakan pernikahan di sana. Kedatangan mereka bertiga ke Inggris tidak disambut baik rupanya. Liquior, harus berhadapan kembali dengan masa lalu keluarganya. Sementara, Night dihadapan kembali oleh pengawal Mr. Moon (dimana Night telah ‘membunuh’ anak Mr Moon).
Novel ini membuatku gagal move on. Benar-benar gagal move on. Dari segi penuturan #PricaPrimasari yang super indah, mampu membawaku membayangkan seperti apa Inggris sebenarnya. Selain itu penggambaran emosial para karakter sungguh terpapar jelas dan detil, membuatku serasa sudah mengenal karakter-karakter tersebut sangat lama.
Karakter yang membuatku gagal move on, yaitu Night. Pria asal Jepang memiliki karakter yang sangat memanaku. Pria itu sangatlah penyayang, bagaimana aku bisa bilang gitu? Mungkin kutipan ucapan Night bisa sedikit menjelaskan.
Terlihat dari kutipan diatas, betapa Night bersyukur dan sayang banget sama Akiko (istrinya) bahkan kalau kalian baca novelnya dan mengikuti perjalanan Night dengan istrinya dari #LoveThief. Perilakunya hendak melindungi Akiko sangat nyata banget. Seakan Night sudah tidak ingin meminta apapun selain Akiko.
Novel itu nggak sekedar membaca dan menikmati perjalanan para tokoh utama. Tapi novel juga memberikan pembelajaran seperti #LoveHeist dari karakter Night, kita mendapatkan harus selalu bersyukur dengan apapun yang diberikan oleh kehidupan ini. Daripada kita meminta lebih, kenapa kita nggak menyayangi hal atau sesuatu yang sudah kita dapat?
Sekian reviewnya dan stay tuna.
Jangan lupa, follow IG: book.dungeon untuk update review lainnya. XD









