Cerpen untuk Hari Kesehatan Mental Sedunia . Tema : Tetap berfikir positif terhadap masalah yang dialami . Saat senjaa mulai menyapa, ku tengah melamun di sebuah jembatan putih dekat villa keluarga yang ku singgahi sementara, ku sandarkan tanganku pada pegangan jembatan... Ku melamun dan berkaca-kaca, bersedih atas masalah yang menimpa ku rasanya ku ingin berlari dari kenyataan yg sulit dan berteriak sajaaa..... Lalu datanglah seorang laki-laki dengan jaket abu-abu dan memanggul tas ransel di punggungnya datang menghampiri dengan wajah penasaran dan berkata "kamu kenapa, ngapain disini sendirian, kenapa mukamu tampak murung dan kenapa kau teteskan air mata??" . Ku abaikan saja perkataannya sambil mengoceh pelan"kenapa sih orang ini pengen tau banget? " Dia tetap saja memandang dengan penasaran dan berkata menasehatiku kembali "luapkan saja kesedihan mu teriak saja jika ingin berteriak lagi pula disini juga sepi pemandangannya juga membuat tenang, luapkan saja dan stelah berhasil kau luapkan berpikirlah positif atas kesedihanmu ambil hikmahnya , tenangin diri dengan menghirup udara segar ini dan lihatlah pemandangan nan indah ini lalu nikmati dan bersyukurlah atas kehidupan yang masih kamu miliki dan orang-orang disekitarmu yang masih menyayangimu " . . NB : Cerita ini hanyalah karangan fiktif belaka bila ada kesamaan tempat dan alur cerita mohon di maafkan. Cerita ini di persembahkan untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia pada 10 oktober. . . Rekan partner psycholearner, bukan sepasang manusia yang saling baper. Bekerja seprofesional mungkin untuk bisa menghasilkan sebuah karya 😁😉 . . Support by : @psycholearner @psikologiuinsag4 @lpmalamtara #mentalhealth #Worldmentalhealthday #psycholearner #harikesehatanmentalsedunia #psikologi #psychology #psikologiuinsa #omna