Context: June 1st is Pancasila day when we celebrate the date Soekarno AKA Indonesia’s first president proposed the idea of a “Pancasila” which later became the nation’s official Ideology! “Panca” meaning five and “Sila” meaning principles.
I highly recommend to do your own research about each five ideologies!:)
Each has their own “sentence” but to make it easier and faster to understand i’ll just note down their key meanings! the first principle focuses on religion and belief, second principle focuses on humanity, third unity, fourth deliberation/democracy, and fifth equality and fairness.
Hi.. I know its a day late, sorry I couldn’t post it on the same day ,, I was busy .. :( but I decided to still share this day to people (again, despite the one day lateness) cause I think its important for non-Indonesians to know abit more about our country ! Its not just a tropical haven after all..
Oh yeah featuring Dirga too!! AKA human personification of Indonesia in Hetalia!!!
i don't normally talk about political things happening in my country, but this is serious and even if you aren't indonesian, the word still must be spread and everyone needs to know about the current situation.
so if you want know about what's going on, read under the cut. note that this is quite a long post lol
just yesterday, on august 28 2025, i was at school when suddenly the teachers told us to gather in the studio room (it was 12 something AM at that time). they told us we were going to go home early at 1pm, because a huge protest was about to take place at 2pm. we were told to clean up and head home asap, and our parents were already notified.
naturally we were all very caught offguard and concerned, so we did what they said and cleaned up, waited for us to be picked up and went home. i then carried on with my day
crazy how even while going through your normal daily life, the most horrific things could be happening as you're blissfully unaware of what's going on
...then later in jakarta, that's when it happened.
an 21 year old ojek (delivery driver) by the name of affan kurniawan was hit and run over by an armored mobile brigade (brimob) military vehicle, trying to avoid the hectic protest around him that was happening while he was in the midst of it.
he wasn't even involved in the protest, he was crossing the street, probably just trying to complete an order/deliver some food, and yet his life was taken from him in the blink of an eye. he was immediately taken to a hospital, but medical treatment wasn't enough to save him. he was pronounced dead shortly after
i have no words. this is truly tragic. what did he ever do to deserve this?
and then the police who were involved (7 officers) were detained for 20 days. DETAINED? FOR JUST 20 DAYS? THEY SHOULD BE IN JAIL. THEY TOOK AN INNOCENT MAN'S LIFE, AND ALL THEY GET IS 20 DAYS OF BEING DETAINED? they should be held accountable for their actions.
who do you call when the police kills?
ever since we elected and had our new president, things have just been getting worse and worse. spending money on useless things that could've very well been used to help the homeless and feed the starving. unfair advantages and perks for government officials. they give themselves the highest of luxuries, while middle-class/poor citizens are left behind.
you're given a high level of power, and of course, of course you use it for your own selfishness. democracy is dead.
in indonesia, we have this thing called pancasila, the five principles, our philosophy that guides indonesian life and governance.
1. ketuhanan yang maha esa - star
"belief in the one and only god"
2. kemanusiaan yang maha dan esa - golden chain
"just and civilized humanity"
3. persatuan indonesia - banyan tree
"the unity of indonesia"
4. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan - bull (yes, it's long haha)
"democracy guided by the inner wisdom in the unamity arising out of deliberations amongst themselves"
5. keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia - rice and cotton
"social justice for the whole of indonesia"
and yet despite having these important principles (we literally learn them in school), our country doesn't seem to always follow them. well, specifically our government.
here's a screenshot of a post i found on insta that i think describes this well:
our belief in god is the one consistent principle the government (and most of us im general) follows. indonesia is a religious country after all.
unity within all of indonesia, however, doesn't always happen, but there are times when it does
civilized humanity and social justice? locked behind paywalls
democracy is dead.
i just....
ok but in all seriousness, everything that's happening rn is horrible beyond words. corrupted government not giving a crap about the country- all talk no action, and spending money on the most ridiculous things (they spent 6.7 BILLION indonesian rp on the WORST LOOKING CGI "MOVIE" for independence day. it's called merah putih one for all. go look it up it is absolutely diabolical), etc etc aaaaaaaaa its all garbage. and since the incident with kurniawan's death, that only fueled the fire more. riots have been escalating and people are angry.
in short, indonesia is going downhill. but it's not the country itself that's the problem, it's the authorities.
i just pray this country gets better soon. 🙏 we deserve better. we deserve justice
thanks for reading this post, it means a lot that you're willing to hear what's currently going on in my country, even though i don't usually post that much about it regarding political subjects, but this has to be heard
if you want to help spread the word, reblog this post and share to others. it'll help let people be more outside of indonesia be aware of what's going on.
Begitulah negeri ini entah kapan akan benar-benar berpihak pada masyarakat.
"Semua sama di hadapan hukum" (equality before the law) adalah prinsip fundamental dalam negara hukum, yang menyatakan bahwa setiap orang, tanpa memandang status sosial, jabatan, atau kekayaan, harus diperlakukan sama di bawah hukum. Ini berarti hukum berlaku untuk semua orang dan tidak ada pengecualian, termasuk aparat penegak hukum dan pemerintah."
Bahwa semua orang memiliki hak yang sama untuk diperlakukan adil oleh hukum, tanpa adanya diskriminasi.
Di sepanjang jalan Sudirman ada tangis yang tak berjumpa air mata. Dedaunan gugur dari pohon yang tak ingin lagi memeluk. Semua berteriak merdeka di saat seorang bocah tak pernah tahu rasa 4 sehat 5 sempurna. Adakah kita semua lupa makna Pancasila?
Persetan dengan maois, trotskyis, serta varian leninisme lainnya yang berkubang di lumpur delusioner. Aku bukan vanguard; bukan pembabibu ayat-ayat ideologis. Aku udara yang melebur bersama gerak rakyat.
Nilai-nilai Pancasila dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila adalah dasar negara, filosofis dan ideologi bangsa Indonesia yang terdiri dari 5 prinsip yaitu:
1. Ketuhanan yang Maha Esa.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3. Persatuan Indonesia.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Nilai-nilai Pancasila merupakan landasan moral dan spiritual bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Setiap warga negara Indonesia diharapkan untuk memahami, menghargai, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dari Sila pertama sampai Sila ke lima yang harus diaplikasikan dan diuraikan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan atau penanaman nilai- nilai setiap butiran pancasila yang harus diajarkan agar individu memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan karakter luhur bangsa dan tidak menyimpang dari nilai pancasila yang sesuai dengan sila-sila dalam pancasila adalah sebagai berikut :
1. Dalam Sila Ketuhanan Yang Maha Esa terkandung nilai religius, kepercayaan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta segala sesuatu dengan sifat-sifat yang sempurna dan suci seperti Maha Kuasa, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Adil, Maha Bijaksana dan sebagainya. Dalam penerapan kehidupan sehari-hari yaitu selalu tertib dalam menjalankan ibadah, tidak berbohong kepada orang lain, bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan selalu menyayanginya, tidak mengganggu orang lain yang berbeda agama dalam beribadah, percaya pada kemampuan sendiri dalam melakukan apapun, karena Tuhan sudah memberikan kelebihan dan kekurangan kepada setiap manusia.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab terkandung nilai-nilai perikemanusiaan yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penerapan kehidupan sehari-hari yaitu menolong orang yang sedang kesusahan, tidak membeda-bedakan dalam memilih teman, berbagi makanan dengan orang lain jika sedang makan didepan orang lain, mengajarkan orang lain yang belum mengerti dengan hal hal-hal yang bermanfaat, memberikan atau mempersilahkan duduk di tempat duduk kepada orang tua, ibu hamil, atau orang yang lebih membutuhkan saat ada di kendaraan umum, tidak memaki-maki orang lain yang bersalah kepada diri sendiri, selalu meminta maaf atau memaafkan apabila melakukan kesalahan, hormat dan patuh kepada yang lebih tua serta menyayangi yang lebih muda.
3. Dalam Sila Persatuan Indonesia terkandung nilai persatuan bangsa, dalam arti dalam hal-hal yang menyangkut persatuan bangsa perlu diperhatikan aspek-aspek yaitu Persatuan Indonesia adalah persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia serta wajib membela dan menjunjung tinggi (patriotisme), pengakuan terhadap Ke Bhinneka Tunggal Ika dan suku bangsa (etnis) dan kebudayaan bangsa (berbeda-beda namun satu jiwa) yang memberikan arah dalam pembinaan kesatuan bangsa, cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (nasionalisme). Dalam penerapan kehidupan sehari-hari antara lain dengan melakukan inventarisasi tata nilai tradisional yang harus selalu diperhitungkan dalam pengambilan kebijaksanaan dan pengendalian pembangunan lingkungan di daerah dan mengembangkannya melalui pendidikan dan latihan serta penerangan dan penyuluhan dalam pengenalan tata nilai tradisional dan tata nilai agama yang mendorong perilaku manusia untuk melindungi sumber daya dan lingkungan di sekitarnya.
4. Dalam Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan terkandung nilai-nilai kerakyatan. Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab para pengambil keputusan dalam pengelolaan lingkungan hidup, dan meningkatkan kemitraan, masyarakat, dunia usaha dan pemerintah dalam upaya pelestarian daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Dalam penerapan kehidupan sehari-hari yaitu membiasakan diri bermusyawarah dengan orang lain dalam menyelesaikan masalah, memberikan suara dalam pemilihan, tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain, menerima kekalahan dengan ikhlas apabila kalah bersaing dengan orang lain, mempunyai iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah, berani mengkritik orang lain dalam hal-hal yang buruk, berani mengemukakan pendapat di depan umum, melaksanakan segala aturan dan keputusan bersama dengan ikhlas dan bertanggung jawab.
5. Dalam Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia terkandung nilai keadilan sosial. Dalam hal ini harus diperhatikan beberapa aspek yaitu penerapan sila ini tampak dalam ketentuan-ketentuan hukum yang mengatur masalah lingkungan hidup. Dalam penerapan kehidupan sehari-hari yaitu berlaku adil kepada siapapun, Seorang pemimpin memberikan tugas yang merata dan sesuai dengan kemampuan anggotanya, tidak memilih orang lain dalam berteman, tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum, suka bekerja keras.
Untuk membentuk generasi bangsa yang bermoral dan berkualitas tentunya memerlukan beberapa proses salah satunya dengan membekali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila karena Pancasila merupakan Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa dalam menjalankan kehidupannya, harus memahami, memaknai dan mengamalkan keseluruhan nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila karena nilai-nilai itu dapat menjadi fondasi dan benteng dari berbagai pengaruh yang dapat merusak moral. Dengan penerapan nilai-nilai Pancasila maka sikap dan perilaku yang menyimpang akan menjadi lebih baik dan bentuk penyimpangan-penyimpangan tidak akan terjadi baik pada individu yang memiliki karakter dan jiwa yang nasionalis dan patriotis.
Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari :D
Nama : Qolby Nadin Putri Nasution
Kelas : IX
Foto yang saya cantumkan diatas menunjukkan aktivitas ketika keluarga saya sedang menunaikan ibadah shalat maghrib berjamaah di rumah. Dengan posisi ayah saya sebagai imam, dan anggota keluarga saya yang lain sebagai makmum. Aktivitas diatas merupakan salah satu contoh penerapan sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Dan juga merupakan salah satu contoh sikap positif terhadap pokok pikiran ke-4 pembukaan UUD NRI tahun 1945.