Ushul Qira'at 'Ashim, A Journey #1
Beberapa pekan terakhir, 5 kali dalam sepekan, ada jadwal rutin yang harus dipenuhi. Sebut saja ini rihlah ilmiyyah dalam mendalami satu dari sekian banyak ilmu terkait Al-Qur'an: Ilmu Qira'at.
Meski ini bukanlah kali pertama bagiku, namun mempelajari kaidah-kaidah pokok qira'at (bacaan) dari Imam 'Ashim (salah satu qurro/ulama ahli qiraat), merupakan pengalaman belajar yang sangat menyenangkan sekaligus mengharukan.
Sesuai janjiku bahwa akun Tumblr ini akan kuisi pula dengan perjalananku dalam belajar Al-Qur'an, kali ini aku akan berkisah sedikit cuplikan mengenai program belajar ini.
Awalnya lembaga yang menaungi program belajar kaidah qiraat ini kutemukan dari hasil penelusuran menggunakan mesin pencari di internet. Lalu kemudian beranjak ke mengikuti akun instagram-nya dan menemukan informasi terkait program belajar Ushul Qiraat Imam 'Ashim secara daring.
Sejujurnya aku sudah mendaftar sejak akhir tahun lalu. Qodarullah wa ma sya-a fa'ala, namaku baru resmi terdaftar pada batch berikutnya. Tak hanya itu, kontakku juga baru ditambahkan ke dalam grup setelah kurang lebih 3 atau 4 kali pertemuan daring berlangsung. Walhasil ini membuatku harus mengejar ketertinggalan materi dan pengumpulan latihan/tugas.
Meskipun demikian, Allah memudahkan perjalanan ini. Sungguh menyenangkan! Bila kita dalam keseharian bergelut sebagai pengajar Al-Qur'an kemudian di lain waktu "duduk" sebagai murid...ada sensasi mengharukan sekaligus membuat senang, menurutku. Haru karena perasaan duduk sebagai murid itu adalah suatu hal yang "mahal". Senang karena bisa mendalami hal yang menjadi passion sekaligus menanamkan kepada diri bahwa.................samudera ilmu ini luas sekali, ya?
Kata senang dalam pemelajaran Ilmu Qiraat ini juga kusematkan karena bisa berinteraksi dalam suasana qurani bersama para akhawat dan tentunya Syaikhah :)
Meski cabang ilmu ini harus dipelajari secara serius, Syaikhah tetap bisa mencairkan suasana. Terkadang ada pula beberapa kawan yang merasa geli dengan dirinya sendiri, kala dikoreksi berkali-kali dan bertemu kembali dengan kesalahan yang sama sembari terus berusaha :)
Yaa Rabbanaa.. karuniakanlah kami rasa ikhlas dan lezat dalam menuntut ilmu di JalanMu..













