Tips Memilih Hewan Kurban
Setiap orang tentunya memiliki keinginan untuk memberikan kurban terbaiknya. Tentunya dalam memberikan kurban terbaik tersebut harusalah disesuaikan dengan keadaan ekonomi seorang yang hendak berkurban.
Untuk memilih hewan kurban yang terbaik sesorang muslim hendaknya memilih terlebih dahulu antara beternak sendiri atau membeli hewan kurban di pasar atau gerai hewan kurban. Adapun beternak sendiri jauh lebih baik dan lebih irit, namun semuanya dikembalikan lagi kepada kemampuan seseorang yang hendak berkurban.
Dalam memilih hewan kurban ada beberapa yang harus benar-benar dipastikan diantaranya :
hewan sehat dan tidak cacat
Sebelum sahabat berkurban atau membeli hewan kurban pastikan hewan yang dipilih tidak terserang penyakit, seperti demam, kudis, ada ekskreta (buangan) dari lubang, bulu kusam dan terbuka, cekung dan kotor, air, serta lemas, serta pastikan tidak ada kecacatan apapun pada hewan tersebut.
Dalam sebuah riwayat dikatakan “Sesungguhnya kurban yang paling dicintai Allah adalah hewan paling mahal dan paling gemuk.” (HR. Imam Ahmad, Al-Baihaqi dan Imam Hakim). Dalam riwayat tersebut disebutkan bahwa hewan kurban yang paling dicintai Allah ialah hewan yang gemuk.
Hewan yang gemuk selain menjadi sunnah dalam berkurban, hewan yang gemuk juga bisa menjadi salah satu bukti bahwa hewan tersebut adalah hewan yang sehat. Selain itu, salah satu kriteria dari hewan kurban adalah tidak kurus.
Hewan yang akan dibeli tersebut memiliki surat sehat dari dinas terkait
periksa semua bagian tubuh hewan kurban
Bagi sahabat yang membeli hewan kurban dipasar atau gerai hewan kurban ada beberapa bagian tubuh yang perlu diperiksa dengan teliti agar hewan yang dibeli benar-benar sesuai kriteria hewan kurban yang dianjurkan.
Pertama, pada saat diperiksa/dilihat hewan kurban tersebut bernafas teratur, berdiri tegak dan tidak ada luka. Kedua, pastikan bola mata hewan tersebut bening dan tidak ada pembengkakan. Ketiga, Area mulut dan bibir hewan tersebut bersih. Keempat, lidah hewan tesebut bergerak dengan bebas dan air liur cukup membasahi rongga mulut. Kelima pastikan area anus hewan bersih dan kotorannya padat.