
seen from United States
seen from United States
seen from Poland
seen from United States
seen from Poland
seen from Malaysia

seen from United States
seen from Poland
seen from Pakistan
seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from United States
seen from Germany
seen from China
seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
Day 26 🤲 "O Allah! I seek refuge in You from the withholding of Your Favour, the decline in the safety You provide me, Your sudden Wrath and all forms of Your Displeasure." Aameen Dua much needed for these difficult times during the #pandemic. #Aameen #آمين #ramadan #dua #ramadankareem #رمضان #Ramadan2020 #duaa #instaislam #RamadanDay25 #Ramadhan2020 #Ramadanmubarak #suhoor #islamicsaying #رمضان المبارك #Covid19 #muftiismailmenk #hardship #laylatulQadr #quranverses #استغفرالله #repentance #forgiveness #nightofpower #CoutureIslamicArtQuotes https://www.instagram.com/p/CAWhs-aF4Sr/?igshid=fa3685kec57s
Ramadan: Day 25
Jika kalian tak mampu bersaing dengan para shalihin dalam amal ibadah, berlombalah dengan para pendosa dalam istighfarnya (Imam Ibnu Rajab)
Imam Nawawi menjelaskan dalam kitabnya, setiap kali hamba berdosa hendaknya ia bertaubat, dengan itu dosanya gugur. Jika maksiat terulang maka dia harus mengulang taubatnya. Adapun dosa yang terulang-ulang dan ditaubati dengan satu taubat di penghujungnya, maka taubatnya juga sah.
Maka tak ada lagi alibi untuk enggan bertaubat karena malu jika setelah taubat dia kembali bermaksiat dan melakukan dosa. Itulah tujuan terbesar syaitan -membuat manusia putus asa atas rahmat Allah dan berhenti memohon ampun-.
Mari perbanyak istighfar, Allah menyukai hambaNya yang beristighfar. Sebanyak apapun kesalahan dan dosa seorang hamba, satu kali saja dia beristighfar yang benar-benar datang dari hatinya, niscaya Allah ampuni dosa-dosanya. Insya Allah, rahmat dan kasih sayang Allah jaaaaaauuuuuhhh lebih besar dan luas daripada amarahNya. Allah lebih menyukai seorang pendosa yang bertaubat dari dosanya daripada seorang alim yang bangga dengan amalannya.
Jika dirasa kualitas diri belum mumpuni untuk dikatakan shalihin, maka berusahalah menjadi hamba yang senantiasa beristighfar.
Day 25 🤲"I seek refuge in the perfect Words of Allah from the evil of all that He has created." Aameen Dua much needed for these difficult times during the #pandemic. #Aameen #آمين #ramadan #dua #ramadankareem #رمضان #Ramadan2020 #duaa #instaislam #RamadanDay25 #Ramadhan2020 #Ramadanmubarak #suhoor #islamicsaying #رمضان المبارك #Covid19 #muftiismailmenk #hardship #laylatulQadr #quranverses #استغفرالله #repentance #forgiveness #nightofpower #CoutureIslamicArtQuotes https://www.instagram.com/p/CAT2wCqFQug/?igshid=ihzbug1lpa6b
Day 25 "O Allah! Save me from the Fire of Hell." Virtue: Whoever would recite the above mentioned du’a after Maghrib prayer seven times, Allah will grant ones redemption from Jahannam (Hell) (Abu Dawood) #Aameen #ramadan #dua #ramadankareem #رمضان #Ramadan2018 #Ramadhan2018 #Ramadanmubarak #suhoor #islamicsaying #رمضان المبارك #CoutureIslamicArtQuotes 💚 FOLLOW @coutureislamicart for the full series InshaaAllah #RamadanDay25 #Day25 #LaylatulQadr #nightofpower #Eid2018 #EidGiveaway
Rumus Bahagia ala Pak Cah Pagi ini saya mengikuti kulgram Pak Cahyadi Takariawan. Beliau adalah pakar keluarga. Kulgram ini menerangkan tentang rumus bahagia. Pertama, bahagia tidak ditunggu. Segala kondisi yang ada sekarang adalah sumber kebahagiaan. Meskipun kondisi sulit sekalipun, selalu ada celah-celah bahagia di dalamnya. Kedua, pemberian dan rahmat Allah. Kita menyadari bahwa segala yang kita terima adalah anugerah dari Allah. Dengan itu semua sepatutnya kita bahagia. Hal ini sebagaimana firman Allah bahwa dengan pemberian dan rahmat Allah, hendaknya kita menjadi senang. Ketiga, perhatikan unsur penambah dan penumbuh kebahagiaan. Martin Seligman menyebutkan ada 5 penumbuh dan penambah kebahagiaan. 5 rumus ini disingkat PERMA. 1) Positive emotion. Hanya izinkan emosi positif yang memenuhi ruang pikir dan hati kita. Jangan biarkan hal-hal negatif menguasai diri. Manusia dewasa sudah mampu mengendalikan emosi. Istilahnya adalah regulator emosi. Maka, orang menikah itu harus pandai mengendalikan emosi. Bila tidak, pernikahannya bisa hancur. 2) Engagement (keterlibatan, larut). Dalan setiap momen yang dihadapi harus penuh dengan kesadaran penuh. Jangan ketika kita makan, kita memikirkan tugas. Atau ketika sedang salat kita memikirkan jemuran. Kalau belajar, ya fokuslah belajar. Dan seterusnya. 3) Relationship. Hubungan baik dengan sesama akan menambah kebahagiaan kita. Biasanya yang banyak teman baik akan bahagia karena energi positif itu menular. Pun sebaliknya. Manusia hidup dengan komunitas. Ia tak mungkin hidup sendirian. 4) Meaning. Pandailah memberikan arti dalam setiap peristiwa. Bahkan dengan kejadian yang telah lalu. Sehingga tatkala masa lalu terulang, kita menjadi semakin paham dan terbiasa. Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa seluruh musibah adalah nikmat. Di baliknya ada pengampunan dosa. Muridnya, Ibnul Qayyim Al Jauziyah berkata, guruku adalah orang paling berat ujiannya dibandingkan orang semasanya, tetapi kami perhatikan beliau pula yang paling bahagia hidupnya. 5) Achievement. Adanya raihan, cita-cita, dan target dalam hidup menjadikan hidup kita bahagia. #Ramadan1441H #Ramadanday25 #18052020 #dakwahdigital #onedayonepage (di Kanor, Jawa Timur, Indonesia) https://www.instagram.com/p/CAUU47FJuQy/?igshid=l1dx3j6ht43h
#ramadanday25 #ramadan #ramadan2020 #ramadanmubarak https://www.instagram.com/p/CAT9cN-pHeS/?igshid=qpdi1g2e6897