BERTUMBUH
Shoot for the moon, even if you miss, you will land among the stars.
"Wah, keren!!" sahutku ketika tak sengaja membacanya di postingan teman.
"Wah, aku banget nih kalimatnya."
"Sip sip, semangat deh. Pokoknya gak boleh takut bermimpi tinggi. Kalau gagal pun tak apa-apa, kan jatuhnya diantara para bintang"
Time flies so fast, waktu berlalu. Mimpi-mimpi yang kurancang semakin tinggi. Tak lupa segenap do'a dan kerja kerasku semakin kutingkatkan. Sampai suatu hari, lelah menghampiri.
"Kok kayaknya aku gak dapat apa-apa ya selama ini?"
"Padahal aku udah berjuang keras, tapi kok rasanya gak ada yang tercapai deh."
Aku mulai insecure, sampai akhirnya mencoba menepi, dan aku diberi Tuhan kesempatan merefleksi diri.
Ternyata, manusia memang seperti itu. Seiring bertambah waktu, semakin mimpi kita meninggi. Angan pun semakin tak bertepi. Kita meyakini bahwa Impossible dapat diubah menjadi I'm possible. Ini memang hebat kawan!
Tapi, coba pikirkan lagi...
Setiap perjuangan butuh pengakuan. Setiap perjuangan pada akhirnya ingin dihargai, diakui bahwa perjuangannya bermakna.
Nah, maka cobalah menyelipkan target kecil nan spesifik diantara ribuan target yang mengangkasa. Buatlah target kecil yang mudah dicapai.
Sekadar target menghafal satu ayat al-Qur'an dalam sehari, walaupun kita punya target menghafal 10 juz dalam sebulan.
Sekadar target menulis 50 kata perhari walau kita punya target menerbitkan buku di akhir tahun.
Bukan berarti aku melarang kita bermimpi tinggi. Tapi target kecil ini harus lebih kamu prioritaskan.
Kenapa?
Karena target besar umunya lebih memerlukan durasi waktu yang lebih lama. Kalau begini, kapan hati ini merasa telah 'meraih sesuatu'? Kapan perjuanganmu diakui diri sendiri?
Hati pun butuh pengakuan, kalau perjuangannya berharga.
Ketika target kecil tercapai, bukan tidak mungkin kita malah punya suntikan semangat yang lebih besar untuk mencapai target yang lebih besar.
Namun sebaliknya, saat kita gagal meraih target besar, target kecil pun malah terabaikan.
Ramadhan ini layak dimenangkan, perjuangan ini layak mendapat pengakuan.
Selamat memperjuangkan!










