Update Before Match 10
Hasil Konferensi Pers Sabtu, 19 Maret 2011 Pukul 17.00 WIB Stadion Maguwoharjo Match Commisioner: Madenuh Wasit: Drage Stojanovski (Macedonia) AW1: Eke Purwanto AW 2: Sopuan Wasit Cadangan: Dede Syarifudin Persebaya 1927 FC menjanjikan permainan cantik dan fairplay, demikian janji Edu Harjianto (Manajer Tim) didampingi asisten pelatih Machrus Afief. Dengan formasi 4-3-1-2, sejak awal mereka akan mencoba menekan Real Mataram FC. Duet penyerang I Made Wirahadi dan Andrew Barisic akan mendapat pasokan umpan-umpan dari gelandang mereka yang dinamis dan keratif, yaitu John Tapskor, Taufik, dan Andik Vermansyah. Jika pemain mampu bermain dengan lepas, maka peluang untuk memenangkan laga cukup besar. Target Persebaya 1927 adalah meraih angka penuh.Kemenangan akan dipersembahkan kepada suporter Bonek yang telah berbondong-bondong ke Stadion Maguwoharjo. Pada kesempatan tersebut, manajer tim Persebaya 1927 FC menyatakan bahwa Bonek akan hadir untuk memberi dukungan kepada timnya,namun berapa jumlah Bonek yang akan datang belum ada informasinya.
Dari pihak Real Mataram hadir dalam konferensi pers, Kusnadi (manajer tim) dan Erik Irawan Pujoadi (CEO). Real Mataram FC juga menjanjikan cantik dan menyerang. Pemain RMFC juga Sian bermain keras, namun tetap menjunjung fairplay. Meskipun berbeda peringkat klasemen, The Reds Army akan memberikan perlawanan yang sepadan. Dengan man to man marking, diharapkan para pemain lawan tidak leluasa memainkan bola dan menembus pertahanan Real Mataram FC. Pemain RMFC juga bertekad untuk memperoleh poin dan bahkan mengejutkan Persebaya 1927. Poin atau angka tersebut akan dipersembahkan kepada suporter dan penonton setia The Reds Army.
Dalam kesempatan tersebut, Erik Irawan Pujoadi (CEO RMFC) menegaskan bahwa seluruh komponen pertandingan dari pemain, wasit, panpel, dan supporter harus mendukung slogan LPI yaitu “Change the Game”. Semua konponen harus berubah untuk menuju pertandingan yang lebih berkualitas. Jika semua komponen sadar dan mampu berubah, maka sepakbola Indonesia yang berkelas Asia dan bahkan dunia bukan impian lagi.






