A Review: A Time To Kill by John Grisham
Mungkin beberapa dari kalian sudah tau penulis yang satu ini, dia cukup terkenal ternyata. Jujur, aku sama sekali tidak tau profil penulisnya. Like I’ve said before, aku tidak melakukan riset dulu sebelum membeli novel. Yang membuatku tertarik adalah judulnya, awalnya aku mengira novel ini akan bercerita tentang seorang pembunuh phycopath tapi ternyata dugaanku meleset, tak masalah, aku tidak kecewa. Hal kedua yang membuatku tertarik adalah ketebalan novelnya, novel-novel yang pernah aku beli rata-rata memiliki ketebalan berkisar antara 300-400, novel a time to kill ini memiliki 759 halaman. Kebetulan saat itu akan memang sedang ingin membaca novel yang agak tebal, akupun berasumsi lebih tebal novelnya lebih banyak konflik yang seru didalamnya, maka aku memutuskan untuk membeli.
Tanpa sepengatahuanku, novel ini ternyata novel lama, cetakan pertamanya tahun 1989 dan sudah naik ke layar lebar tahun 1996. Konfliknya diawali dengan pembunuhan terhadap dua orang kulit putih yang dilakukan oleh seorang ayah berkulit hitam. Sang ayah murka sebab anak perempuan satu-satunya dianiaya oleh dua orang kulit putih biadab. Meski jelas dia memang membunuh (terencana pula), namun dia berharap bisa mendapatkan pembebasan. Seorang pengacara berkulit putih, Jake Brigance, mengambil kasus ini dengan segala resikonya, menumpukan semua fokusnya terhadap kasus ini, untuk membebaskan Carl Lee Hailey, si pembunuh. Aku kagum dengan penulis novel ini sebab dia bisa menulis 759 halaman dengan hanya satu konflik sederhana; perjuangan sang pengacara membebaskan kliennya. Memang bukan hal yang mudah untuk memenangkan kasus tersebut ditengah kencangnya kerusuhan rasial yang melanda saat itu. Teror berdatangan baik dari kulit putih maupun kulit hitam.
Ending ceritanya sesuai harapan dan dugaanku, tidak ada yang terlalu mengejutkan. Halaman-halaman mendekati akhir, itu favoritku. Bagaimana John Grisham menggambarkan suasana pengadilan, sidang, juri-juri, hakim, membuatku seolah-olah berada dalam ruang sidang tersebut dan menyaksikan segalanya dengan mata sendiri. Ceritanya sangat mendebarkan, membuatku geram, kesal, dan terkdang juga terharu. I highly recommend this novel to you guys! Novel ini adalah novel pertama John Grisham, dan aku berencana untuk membaca karya-karyanya yang lain.










